kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Begini efek samping vaksin virus corona Sinovac, mulai nyeri hingga diare


Senin, 11 Januari 2021 / 23:50 WIB


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Senin (11/1) memberikan persetujuan penggunaan darurat alias emergency use authorization (EUA) kepada CoronoVac, vaksin virus corona baru produksi Sinovac.

"Secara keseluruhan, vaksin Covid-19 CoronoVac aman dengan kejadian efek samping yang ditimbulkan bersifat ringan hingga sedang," kata Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers secara daring, Senin (11/1). 

Menurut Penny, efek samping lokal vaksin Covid-19 CoronoVac:

  • nyeri
  • iritasi 
  • pembengkakan

Baca Juga: BPOM resmi memberikan izin penggunaan darurat vaksin Sinovac

Efek samping sistemik vaksin Covid-19 CoronoVac:

  • nyeri otot 
  • fatique
  • demam

Efek samping derajat berat vaksin Covid-19 CoronoVac

  • sakit kepala
  • gangguan di kulit
  • diare

"Efek samping derajat berat yang dilaporkan hanya 0,1% hingga 1%. Efek samping itu tidak berbahaya dan bisa pulih kembali," tegas Penny.

Menurut Penny, data keamanan vaksin Covid-19 CoronaVac berasal dari studi klinis tahap ketiga atau akhir di Indonesia, Turki, dan Brasil, yang dipantau selama tiga bulan setelah penyuntikan dosis yang kedua.

Selanjutnya: Efikasi sebesar 65,3%, BPOM: Vaksin sinovac tidak memiliki efek samping yang berat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×