kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.971   60,00   0,33%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Begini cara SVP Bank Mandiri mencegah penyebaran Covid-19 di dalam rumah


Sabtu, 07 November 2020 / 08:35 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam situasi pandemi, setiap orang saat ini diwajibkan untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan. Baik di dalam maupun luar rumah. Hal itu tentunya merujuk pada protokol kesehatan virus corona (Covid-19) untuk membantu mencegah terjangkit virus Covid-19. 

Sepakat akan hal itu, Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri Tbk Thomas Wahyudi mengaku terus mematuhi protokol tersebut. 

"Mencuci tangan memang sudah menjadi kebiasaan kami di rumah," katanya kepada Kontan.co.id, Jumat (6/11). 

Bukan hanya mencuci tangan, selama masa Covid-19 ini dia juga terus menyiapkan cairan disinfektan di depan rumah, dalam rumah, ruangan-ruangan termasuk di dalam kamar. 

Baca Juga: Satgas Covid-19: Disiplin jalankan protokol kesehatan kunci hindari gelombang kedua

Secara berkala, Thomas juga selalu menyemprotkan disinfektan untuk mengurangi penyebaran virus Covid-19 di dalam rumah. 

"Selama 8-9 bulan masa pandemi ini, kami juga belum pergi ke tempat keramaian atau kerumunan orang banyak lagi," sambungnya. 

Kalaupun terpaksa harus ke luar rumah seperti ke dokter, dia dan keluarga tetap akan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker, menjaga jarak dan menggunakan hand sanitizer. 

Selain terus melakukan protokol kesehatan, langkah preventif juga dilakukan. Antara lain dengan rutin meminum vitam dan berolahraga setiap hari. 

"Di samping itu, kami juga melakukan test PCR setiap dua minggu sekali," tuturnya. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Legacy

[X]
×