Begini cara penyajian brokoli, terbukti bisa menurunkan gula darah

Sabtu, 18 September 2021 | 08:30 WIB Sumber: Healthline
Begini cara penyajian brokoli, terbukti bisa menurunkan gula darah

ILUSTRASI. Brokoli bisa menjadi pilihan Anda untuk menurunkan kadar gula darah.

KONTAN.CO.ID - Diet adalah bagian utama dari menjaga kadar gula darah yang sehat bagi penderita pradiabetes, diabetes, atau kondisi lain yang memengaruhi gula darah. Untuk menurunkan gula darah, brokoli bisa menjadi pilihan.

Walaupun faktor-faktor, seperti berat badan, aktivitas, stres, dan genetika, juga berperan dalam pemeliharaan kadar gula darah, melakukan diet sehat sangat penting untuk mengontrol bahkan menurunkan gula darah.

Sementara beberapa makanan bisa berkontribusi pada fluktuasi gula darah, yang lain bisa mengoptimalkan kontrol gula darah sambil meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Ambil contoh, brokoli dan kecambah brokoli.

Mengutip Healthline, makanan ini mengandung sulforaphane, yakni jenis isothiocyanate yang memiliki sifat penurun gula darah. 

Baca Juga: 6 Ramuan teh ini bisa turunkan kadar gula darah, mau coba?

Sulforaphane dihasilkan ketika brokoli dicincang atau dikunyah karena reaksi antara senyawa glukosinolat yang disebut glukoraphanin dan enzim myrosinase. Keduanya terkonsentrasi di brokoli.

Penelitian atas hewan dan manusia menunjukkan, ekstrak brokoli kaya sulforaphane memiliki efek antidiabetes yang kuat, membantu meningkatkan sensitivitas insulin, dan mengurangi gula darah dan penanda stres oksidatif.

Sementara kecambah brokoli adalah sumber glukosinolat terkonsentrasi seperti glukoraphanin, dan terbukti membantu meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2 ketika diekstrak.

Cara terbaik untuk meningkatkan ketersediaan sulforaphane adalah dengan menikmati brokoli dan kecambah brokoli mentah atau dikukus ringan, atawa menambahkan sumber aktif myrosinase seperti bubuk biji mustard ke brokoli yang dimasak.

Selanjutnya: Anda wajib waspada, ini 10 Ciri-ciri gula darah tinggi

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru