Begini cara membedakan madu hutan asli dan madu hutan oplosan

Rabu, 14 Oktober 2020 | 11:31 WIB Sumber: Kompas.com
Begini cara membedakan madu hutan asli dan madu hutan oplosan

ILUSTRASI. Ilustrasi. Madu memiliki banyak khasiat untuk kesehatan.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Madu hutan dipercaya memiliki manfaat baik untuk kesehatan. Begini cara membedakan madu hutan asli dan madu hutan oplosan. 

Belakangan madu populer di kalangan masyarakat. Hal ini disebabkan, madu dipercaya lebih bermanfaat untuk kesehatan. 

Madu hutan jadi salah satu jenis madu yang digemari masyarakat. Tidak heran, madu hutan menyimpan lebih banyak manfaat dibandingkan madu lainnya.

Baca Juga: Wow, ini manfaat konsumsi kunyit dan madu untuk kesehatan tubuh Anda

Madu hutan berasal dari jenis lebah Apis Dorsata, yang hidup bebas di hutan. Lebah jenis ini berukuran lebih besar dari lebah ternak. 

Para lebah mengolah madu dari nektar atau sari bunga asli hutan habitatnya berada. Sarang yang mereka buat berada di dahan-dahan pohon dengan ketinggian mencapai 50 meter, selain itu juga bisa di bebatuan besar, dan goa. 

Daur hidupnya yang alami, menyebabkan madu hutan dipercaya lebih berkhasiat bagi tubuh manusia. Namun semakin terkenal dan dipercaya, banyak juga beredar madu hutan palsu.

Madu hutan palsu diberi tambahan air, sehingga sudah tidak alami. Ada pula madu hutan palsu yang benar-benar tidak menggunakan madu hutan. 

Selain itu madu oplosan biasanya ditambahkan gula atau pemanis buatan, sehingga rasa manisnya tidak alami. 

Yohanes Lewonamang Hayong, pemilik Rumadu yang memproduksi madu hutan di Duntana, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, membagikan tips membedakan madu hutan asli dengan madu oplosan, pada Sabtu (13/10/2018). 

1. Pakai kulkas 

Anda diamkan madu selama satu hari satu malam di lemari pendingin, bisa di freezer atau di bagian chiller. Setelah satu hari, maka akan terlihat sekat antara air, dengan madu yang murni. 

Pada madu oplosan, air akan naik ke atas dan madu di bawah. Madu hutan asli tidak akan ada sekat pemisah.

2. Warna 

Madu hutan yang berkualitas bagus memiliki warna lebih bening. Jika dilihat, warnanya cenderung cerah dan tidak keruh. 

Namun, jika madu disimpan selama berbulan-bulan lalu timbul endapan di dasar madu, maka kualitas madu tersebut jelek. 

Hal ini bisa terjadi karena panen yang salah. "Panennya diremas langsung, itu salah. Bisa buat kualitas jelek, soalnya madu tercampur banyak zat lain dari sarang," ungkap Yohanes. 

3. Mitos semut 

Ada mitos beredar, membedakan madu bisa dengan melihat suka atau tidaknya semut ke madu. Konon, jika cairan madu disukai semut, maka madu tersebut merupakan oplosan gula. 

Namun menurut Yohanes, madu yang dikerebuti semut adalah hal wajar. Walau ia mengakui madu tidak akan dikerubuti semut sebanyak air gula.(Ni Luh Made Pertiwi F) 

Baca Juga: Manfaat konsumsi madu untuk kesehatan tubuh, penggemar madu wajib tahu

Selanjutnya: Asam lambung naik? Madu efektif meredakan penyakit asam lambung Anda

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Tips Bedakan Madu Hutan Asli dengan Madu Oplosan"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru