kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.853   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Banyak makan tapi tetap kurus, ini 6 alasannya


Rabu, 13 Oktober 2021 / 04:50 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sebagian orang banyak makan tapi tetap kurus. Berat badan pun sulit mengalami kenaikan. Namun, sebagian lainnya mengalami kenaikan berat badan meskipun membatasi makan. 

Mereka yang banyak makan tapi kurus mungkin juga masuk kategori orang-orang yang kekurangan berat badan atau underweight. 

Secara umum, menurut Livestrong, kunci menaikkan berat badan adalah kalori masuk lebih besar daripada kalori yang keluar lewat aktivitas kita. 

Menambahkan asupan 500 kalori per hari bisa menjadi salah satu menaikkan berat badan secara sehat, yakni sekitar 0,5 kg per minggu, dan membuat kita lebih mungkin menambah massa otot, bukan lemak. 

Mengapa ada orang yang banyak makan tapi kurus? 

Baca Juga: Ini kacang-kacangan yang bisa membakar lemak perut dan menurunkan berat badan

Berikut sejumlah penyebab mengapa sebagian orang banyak makan tapi kurus dan tak kunjung mengalami kenaikan berat badan: 

1. Faktor genetik 

Direktur Institut Obesitas dan Diabetes Monash University, Michael Cowley, mengatakan kepada SFGATE, 70 persen faktor yang menentukan berat badan seseorang adalah genetik. 

Beberapa orang yang banyak makan tapi kurus dan tak mengalami kenaikan berat badan mungkin secara genetik memiliki kecenderungan untuk tipe tubuh kurus atau ramping. 

Selain itu, mereka juga mungkin memiliki gen yang memengaruhi pengaturan napsu makan dengan cara yang berbeda dari orang-orang yang kelebihan berat badan. Misalnya, mereka cenderung makan lebih sedikit dan merasa lebih sadar ketika kenyang. 

Baca Juga: 5 Cara gampang mengecilkan perut, cukup hindari gula




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×