kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.324.000 1,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Balita Sakit Jangan Dikerok, Ini Bahaya Kerokan Pada Bayi & Cara Mengatasi Anak Sakit


Jumat, 15 September 2023 / 16:38 WIB
Balita Sakit Jangan Dikerok, Ini Bahaya Kerokan Pada Bayi & Cara Mengatasi Anak Sakit
ILUSTRASI. Balita Sakit Jangan Dikerok, Ini Bahaya Kerokan Pada Bayi & Cara Mengatasi Anak Sakit.


Penulis: Tiyas Septiana

Bahaya Kerokan Pada Bayi -  Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan seorang bayi yang mengalami kondisi kulit kemerahan karena dikerok oleh pengasuhnya. 

Kondisi tersebut kemudian menjadi viral mengingat usia anak tersebut masih sangat kecil.

Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Gina Noor Djalilah. Gina yang merupakan dokter spesialis anak menyebut, kerokan merupakan aktivitas memberikan gesekan atau parutan di kulit. 

Kerokan ini dapat menimbulkan pelebaran pembuluh darah kulit sehingga timbul rasa nyaman pada tubuh, namun tidak disarankan kerokan diberikan pada anak-anak apalagi bayi dibawah satu tahun.

Baca Juga: Tanda-Tanda Kolesterol Melonjak Naik Dilihat dari Kaki, Perhatikan Gejalanya Ini

Dampak buruk kerokan pada bayi

Gina kemudian memaparkan bahaya kerokan sekaligus dampak yang dapat ditimbulkan.

“Proses kerokan dengan gesekan yang kuat dan terus-menerus akan menimbulkan nyeri, kemerahan, iritasi ringan hingga berat bahkan bengkak,”ujar Gina Jumat (15/9/23)

Ia mengatakan, media tambahan yang digunakan seperti uang yang belum tentu bersih dapat memudahkan kuman masuk pada permukaan kulit yang lecet.

“Media oil seperti minyak telon/minyak kayu putih, lotion yang digunakan akan semakin memperburuk kondisi kulit yang sudah mengalami trauma gesekan dari kerokan mulai iritasi kulit hingga peradangan kulit,”imbuh Gina lagi.

Gina menyebut, beberapa hal yang bisa dilakukan orang tua saat anak sakit, dibandingkan dengan kerokan.

Pertama, kompres dengan air hangat. Ibu bisa menempatkan waslap basah dengan suhu hangat, kompres di dahi bayi saat Si Kecil tidur. 

Kedua, penuhi asupan cairan bayi. Pada demam ringan, mengonsumsi banyak cairan dapat membantu sistem kekebalan tubuh anak dalam melawan virus dan bakteri.

Oleh sebab itu, Anda bisa mencoba untuk memberikan ASI atau air pada anak yang sedang kurang sehat. 

“Terakhir, mandi air hangat. Hal ini dapat membantu menurunkan suhu tubuh bayi, ketika air menguap dari tubuhnya,”pumgkas Gina.

Selanjutnya: Harga Saham BUKA Melemah, GOTO Melesat di Perdagangan Bursa Jumat (15/9)

Menarik Dibaca: Ketahui 4 Cara Cek Spesifikasi Laptop Windows secara Keseluruhan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×