kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.789   55,00   0,31%
  • IDX 6.221   -34,23   -0,55%
  • KOMPAS100 825   -6,05   -0,73%
  • LQ45 625   0,55   0,09%
  • ISSI 212   -0,83   -0,39%
  • IDX30 355   0,75   0,21%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 94   -0,15   -0,16%
  • IDXV30 116   -0,32   -0,28%
  • IDXQ30 114   0,59   0,52%

Bahaya makan permen karet nikotin berlebihan


Selasa, 30 Agustus 2016 / 16:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Permen karet dengan kandungan nikotin seringkali menjadi senjata para perokok untuk meredakan keinginan merokok. Biasanya, permen tersebut dikonsumsi saat akan berhenti merokok.

Memang tidak ada keraguan bahwa mengunyah permen karet jauh lebih baik dari merokok. Namun, mengonsumsi permen karet dengan kandungan sejumlah kecil nikotin—yang berguna mengurangi keinginan merokok, tetap tidak bisa disamakan dengan permen karet biasa.

Fox News memberitakan, American Lung Association menyatakan bahwa seseorang tidak boleh mengonsumsi lebih dari 24 buah permen karet dengan kandungan nikotin dalam sehari. Dan permen karet jenis itu juga tidak boleh dikonsumsi selama lebih dari tiga bulan.

Penggunaan jangka panjang permen karet nikotin telah dikaitkan dengan masalah kesehatan tertentu seperti:

  •  Kerontokan rambut.
  •  Iritasi kulit dan kulit menjadi lebih sensitif.
  •  Mudah mengalami tekanan darah tinggi.
  •  Detak jantung tak teratur.
  •  Resistensi insulin.
  •  Masalah pencernaan.

Walau dijual bebas di pasaran, sebelum memutuskan untuk mengonsumsi sesuatu dengan kandungan nikotin sebagai cara mengurangi rokok, Anda disarankan untuk berbicara dengan dokter. Jangan sampai, niat ingin lebih sehat justru menimbulkan masalah baru.

(Bestari Kumala Dewi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×