Covid-19

Ayo cegah lonjakan kasus Covid-19 dengan menaati PPKM Mikro

Minggu, 13 Juni 2021 | 14:20 WIB   Reporter: Tedy Gumilar
Ayo cegah lonjakan kasus Covid-19 dengan menaati PPKM Mikro

ILUSTRASI. Warga berada di kawasan karantina wilayah terbatas atau lockdown skala mikro di Jalan Intan Berduri, Kawasan Sumur Batu, Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021). KONTAN/Fransiskus SImbolon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus positif Covid-19 di Indonesia terus bertambah. Trennya bahkan terus meningkat pasca lebaran Idul Fitri, akibat masyarakat yang memaksa mudik lebaran dan bersilaturahmi secara fisik.

Satgas Penanganan Covid-19 mencatat, pada Sabtu (12/6) ada tambahan 7.465 kasus harian. Bahkan, pada Kamis (10/6) kasus harian corona bertambah 8.892 orang. Ini merupakan rekor tertinggi sejak Februari 2021.

Dus, demi mencegah berlanjutnya lonjakan kasus, Satgas Penanganan Covid-19 menghimbau masyarakat untuk menaati Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Pemberlakuan PPKM mikro bertujuan untuk menekan mobilitas masyarakat sehingga dapat menekan penularan pasca lebaran Idul Fitri. 

Masyarakat dan sektor-sektor yang beroperasi selama masa PPKM untuk mematuhi instruksi Mendagri No. 12 Tahun 2021 demi menekan meluasnya penularan corona. 

Dengan demikian beban yang dihadapi tenaga medis, sistem dan fasilitas kesehatan tidak semakin bertambah dan mempersulit penanganan pandemi. 

Kebijakan PPKM Mikro juga sejalan dengan arahan dan himbauan pemerintah agar masyarakat disiplin menerapkan 5M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilitas.

"Penerapan PPKM Mikro secara bertahap di seluruh provinsi, terbukti efektif menurunkan kasus COVID-19 di tingkat nasional. Penurunan kasus di Pulau Jawa sangat drastis, bahkan mencapai 70 persen dari puncak kasus," kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jumat (11/6/2021). 

PPKM Mikro tingkat desa/kelurahan dimulai sejak 9 Februari 2021 hingga sekarang. Penerapan PPKM Mikro secara bertahap di seluruh provinsi, terbukti efektif menurunkan kasus COVID-19 di tingkat nasional. 

Meski demikian, pada periode Idul Fitri masih terjadi kenaikan kasus di Pulau Jawa. Bahkan kenaikannya sudah terlihat sejak minggu pertama pasca Idul Fitri. 

Hingga minggu ketiga kenaikan di Pulau Jawa sebesar 56%. Kasus di Jawa sendiri berkontribusi sebesar 57,6% terhadap total kasus nasional. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Editor: Tedy Gumilar
Terbaru