kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.606.000   -1.000   -0,06%
  • USD/IDR 16.265   -85,00   -0,53%
  • IDX 7.073   -92,58   -1,29%
  • KOMPAS100 1.039   -16,65   -1,58%
  • LQ45 818   -13,93   -1,67%
  • ISSI 212   -2,57   -1,20%
  • IDX30 421   -5,97   -1,40%
  • IDXHIDIV20 506   -5,92   -1,16%
  • IDX80 118   -2,08   -1,73%
  • IDXV30 121   -1,72   -1,40%
  • IDXQ30 139   -1,80   -1,29%

Awas, pria juga bisa infeksi kandung kemih


Selasa, 01 Desember 2015 / 09:33 WIB
Awas, pria juga bisa infeksi kandung kemih


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Menurut survei, satu dari lima wanita mengaku pernah mengalami infeksi kandung kemih (IKK) setidaknya sekali dalam hidupnya.

Sebaliknya, kita mungkin tidak pernah mendengar ada pria mengeluh hal yang serupa.

Meski begitu, infeksi kandung kemih bukan monopoli wanita saja.

Bersumber dari Everydayhealth.com, diperkirakan ada sekitar persen pria pernah mengalami infeksi kandung kemih dan kebanyakan penderitanya adalah pria di atas usia 50 tahun.

Selain faktor umur, faktor-faktor lain yang bisa menyebabkan IKK pada pria adalah; pembesaran kelenjar prostat, batu ginjal, diabetes, pengobatan yang mengharuskan pemakaian kateter, dan kondisi medis lain yang memengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Gejala infeksi kandung kemih pada pria cenderung sama dengan yang dialami wanita, diantaranya adalah;

Sering ingin buang air kecil

Saat berkemih, hanya sedikit urin yang keluar

Berkemih tidak lampias, seperti masih ada urin tersisa tapi tidak bisa dikeluarkan

Urin berdarah, keruh atau berbau tidak sedap

Nyeri di perut atau punggung bawah

Sakit saat berkemih

Ada satu gejala spesifik infeksi kandung kemih pada pada pria, cairan merembes dari penis.

Kadang, gejala-gejala tersebut disertai demam, mual, atau kedinginan.

Tiga gejala terakhir mungkin disebabkan oleh ginjal yang telah ikut terinfeksi.

Infeksi kandung kemih muncul karena ada bakteri atau jamur masuk ke saluran kemih.

Pengobatan dan terapi IKK pada pria sama dengan wanita, yaitu pemberian antibiotik sesuai resep dokter.

Untuk mencegahnya, berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Bersihkan area penis dengan seksama setiap kali mandi dan berkemih.

2. Minum air putih yang cukup, perbanyak jika Anda mulai merasakan gejala infeksi kandung kemih.

3. Jangan suka menahan buang air kecil.

4. Selalu bersihkan area genital setiap kali selesai berhubungan seks.

5. Gunakan kondom, terutama jika Anda suka berganti-ganti pasangan.

Jika Anda sudah terlanjur menderita infeksi kandung kemih, minum air putih yang banyak akan dapat membantu mengeluarkan kumanĀ  dari dalam tubuh.

Pada kasus yang ringan, IKK bisa sembuh dengan sendirinya dengan air putih.

Tapi jika dalam beberapa hari gejala tidak berkurang, segera temui dokter.

Infeksi kandung kemih yang dibiarkan bisa mengancam organ tubuh penting lainnya, seperti ginjal dan bisa menjadi ancaman kesehatan yang sangat serius.

(Lily Turangan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Bond Voyage Mastering Strategic Management for Business Development

[X]
×