kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Awas, homoseksual rawan kena penyakit jenger ayam


Selasa, 18 Agustus 2015 / 12:52 WIB
Awas, homoseksual rawan kena penyakit jenger ayam


Sumber: TribunNews.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Orang mungkin hanya tahu, perilaku seksual yang menyimpang seperti dengan pekerja seks komersial (PSK), pasangan homoseksual hanya memicu HIV/AIDS. Padahal ada bahaya lainnya yang bisa muncul yakni kondiloma yang dalam kata awamnya jenger Ayam.

"Kondiloma sangat rawan terjadi pada pasangan yang rutin melakukan seks dengan sesama jenis," kata dr. Panondang, Sp.B, ahli bedah dari Rumah Wasir Bekasi, Jumat (14/8/2015).

Dikatakannya, sehigienisnya perawatan tubuh seseorang tidak akan bisa 100% menjadikan dirinya terbebas dari kondiloma.

Biasanya penyakit ini merebak satu persatu, mulai dari hanya 1-3 kutil merebak menjadi banyak sehingga menyerupai jengger ayam.

Bentuk kondiloma seperti kutil yang bisa berada di vagina, maupun ujung penis. Namun bagi kalangan homoseksual bisa terjadi di anus.

Walaupun penyakit ini tidak mematikan, namun jika tidak ditangani segera bisa menjadi kanker.

Masih ditemukannya penyakit ini seiring gaya hidup, Rumah Wasir menghadirkan layanan pengobatan bagi korban-korban hubungan seks yang melenceng ini.

"Menggunakan teknologi Biological Electrical Impedance Auto-Measurement (BEIM), Rumah Wasir bisa
mengatasi kondiloma hingga bersih dari anus," kata Maharani Shinta Dewani, Direktur Pelayanan Rumah Wasir.

Tindakan pengobatan serupa penanganan penyakit ambeien, yang harus diangkat sampai ke akarnya hingga tidak muncul kembali.

“Setelah dilakukan pengangkatan, para pasien untuk tetap melakukan vaksin HPV agar tidak terjangkit lagi,” katanya. (Eko Sutriyanto)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×