kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Artis Andrea Dian positif terinfeksi corona, begini curhatannya


Minggu, 22 Maret 2020 / 16:00 WIB
Artis Andrea Dian positif terinfeksi corona, begini curhatannya
ILUSTRASI. Ilustrasi virus corona

Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Artis Andrea Dian mengabarkan, dirinya positif terjangkit virus corona.

Hal tersebut Andrea sampaikan, dalam media sosial Instagram pribadinya @andreadianbimo, Minggu (22/3/2020).

Ia menyampaikan, saat ini kondisinya sudah membaik, dan tak mempunyai keluhan sakit lagi.

"Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun," tulis Andrea Dian.

Baca Juga: UPDATE corona di Indonesia: Total 514 kasus, 48 meninggal dan 29 sembuh

Istri dari artis Ganindra Bimo ini mengungkapkan, dirinya berada di ruangan isolasi bersama pasien positif virus corona lainnya.

"Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku," ungkapnya.

Andrea menyebut, tenaga medis di sana bersikap baik padanya, meski mereka banyak menangani pasien. "Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu."

"Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect," lanjutnya.

Menurut Andrea, ada juga pasien corona yang tidur di bangsal ataupun dalam kontainer, karena ruang perawatan yang kurang.

"Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya."

"Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak."

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Aku positif terinfeksi COVID-19. Melalui pesan ini aku pengen orang - orang terdekatku yang aku sayangi, dan orang-orang yang belakangan bertemu aku, bisa aware dan melakukan tindakan - tindakan pencegahan sebelum virus ini makin menyebar. Don’t worry, I’m okay. Awalnya aku demam tanggal 13 Maret dan langsung dibawa ke RS Swasta. Di sana aku didiagnosis Demam Berdarah dan langsung opname. Tanggal 15 aku udah mulai fit. Tapi karena khawatir aku diminta untuk cek thorax. Hasilnya bagus. Cek influenza, hasilnya negative. Dan waktu scan paru, ada flek di kanan dan kiri. Karena ada flek maka besoknya tanggal 16 Maret aku cek swab untuk tes apakah aku terinfeksi virus Covid-19 apa tidak. Baru tanggal 18 Maret aku dikasih kabar kalo aku positif Covid-19. Malem itu juga aku dipindahkan ke RS yang dirujuk pemeritah untuk aku diisolasi. Aku punya kondisi auto immune yang mana membuat aku punya tuntutan tertentu untuk menjaga kondisi immune ku. Aku sekarang ada di sebuah ruangan bersama 5 pasien positif lainnya dengan kondisi berbeda. Aku sehat dan tidak ada keluhan apapun. Tapi di ruangan ini beberapa temen tidak dengan kondisi sebaik aku. Perawat dan dokter di sini sangat ramah dan membantu. Tapi aku lihat sendiri bagaimana mereka sangat kuwalahan menghadapi banyaknya pasien, baik yang positif maupun yang suspect. Aku cukup beruntung mendapatkan tempat tidur, walau fasilitas kamar yang seadanya. Tapi di luar masih banyak yang tidak dapat tempat istirahat yang layak. Beberapa pasien bilang ada yang tidur di bangsal, bahkan di konteiner. Bila ada pihak yang berwenang membaca pesanku ini, mohon lebih diperhatikan lagi para tenaga medis ini, fasilitas dan penangan pasien yang diisolasi seperti hal – hal dasar; sanitizer, tissue, sabun, air minum, kami kekurangan. Yang juga penting adalah penanganan pasien yang membludak. Kami semua, baik pasien atau tenaga kesehatan di sini butuh pertolongan. Butuh peralatan yang layak dan system yang jelas. (lanjut di-comment)

Sebuah kiriman dibagikan oleh AndreaDian (@andreadianbimo) pada

 




TERBARU

Close [X]
×