Apa Itu Mastitis? Ini Gejala dan Penyebabnya

Selasa, 30 Agustus 2022 | 10:35 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa Itu Mastitis? Ini Gejala dan Penyebabnya

ILUSTRASI. Mastitis.


KONTAN.CO.ID - Mastitis adalah masalah yang sering dijumpai pada ibu menyusui. Diperkirakan sekitar 3-20% ibu menyusui dapat mengalami mastitis. 

Mastitis adalah suatu proses peradangan pada satu atau lebih segmen payudara yang mungkin disertai infeksi atau tanpa infeksi.

Dalam proses ini dikenal pula istilah stasis ASI. Stasis ASI adalah apabila ASI menetap di bagian tertentu payudara, karena saluran tersumbat atau karena payudara bengkak. 

Bila ASI tidak juga dikeluarkan, akan terjadi peradangan jaringan payudara yang disebut mastitis tanpa infeksi. Namun, bila telah terinfeksi bakteri disebut mastitis terinfeksi. 

Lantas, apa saja gejala mastitis?

Baca Juga: 4 Cara Memperlancar ASI yang Tersumbat, Sederhana dan Gampang Dicoba

Gejala mastitis

Dirangkum dari laman Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), gejala mastitis meliputi:

  • Demam dengan suhu lebih dari 38,5 derajat Celcius
  • Menggigil
  • Nyeri atau ngilu seluruh tubuh
  • Payudara menjadi kemerahan, tegang, panas, bengkak, dan terasa sangat nyeri
  • Peningkatan kadar natrium dalam ASI yang membuat bayi menolak menyusu karena ASI terasa asin
  • Timbul garis-garis merah ke arah ketiak

Baca Juga: Inilah Daftar Penyakit yang di Tanggung BPJS Kesehatan Tahun 2022

Penyebab mastitis

Beberapa faktor risiko atau penyebab mastitis antara lain:

  • Terdapat riwayat mastitis pada anak sebelumnya
  • Puting lecet
  • Puting lecet menyebabkan timbulnya rasa nyeri yang membuat kebanyakan ibu menghindari pengosongan payudara secara sempurna
  • Frekuensi menyusui yang jarang atau waktu menyusui yang pendek
  • Biasanya mulai terjadi pada malam hari saat ibu tidak memberikan bayinya minum sepanjang malam atau pada ibu yang menyusui dengan tergesa-gesa
  • Pengosongan payudara yang tidak sempurna
  • Pelekatan bayi pada payudara yang kurang baik. Bayi yang hanya mengisap puting (tidak termasuk areola) menyebabkan puting terhimpit diantara gusi atau bibir sehingga aliran ASI tidak sempurna
  • Ibu atau bayi sakit
  • Frenulum pendek
  • Produksi ASI yang terlalu banyak
  • Berhenti menyusu secara cepat/ mendadak, misalnya saat bepergian
  • Penekanan payudara misalnya oleh bra yang terlalu ketat atau sabuk pengaman pada mobil
  • Sumbatan pada saluran atau muara saluran oleh gumpalan ASI, jamur,serpihan kulit, dan lain-lain
  • Penggunaan krim pada puting
  • Ibu stres atau kelelahan
  • Ibu malnutrisi. Hal ini berhubungan dengan daya tahan tubuh yang rendah.

Demikian penjelasan mengenai apa itu mastitis, gejala mastitis, dan faktor risiko atau penyebab mastitis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru