Apa Itu Bronkitis? Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Bronkitis

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 09:30 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Apa Itu Bronkitis? Ini Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati Penyakit Bronkitis


KONTAN.CO.ID - Bronkitis adalah penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang menyerang bronkus, saluran yang membawa udara dari dan menuju paru-paru. Berikut ini gejala, penyebab, dan cara mengobati penyakit bronkitis.

Gejala bronkitis biasanya ditandai dengan demam, batuk, dan sesak nafas akibat ada penumpukan lendir pada saluran pernafasan. 

Dirangkum dari laman resmi Litbang Kementerian Kesehatan, bronkitis banyak menyerang anak-anak yang lingkungannya banyak polutan. 

Misalnya, orangtua yang merokok dirumah,asap kendaraan bermotor, asap hasil pembakaran pada saat masak yang menggunakan bahan bakar kayu. 

Lantas, apa itu bronkitis dan seperti apa gejala bronkitis? 

Baca Juga: Inilah Sederet Penyebab dan Cara Mengatasi Cegukan yang Menggangu

Apa itu bronkitis? 

Ilustrasi bronkitis adalah penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang menyerang bronkus

Bronkitis adalah penyakit yang biasanya disebabkan oleh virus. Dalam kebanyakan kasus, bronkitis disebabkan oleh virus yang sama yang menyebabkan pilek atau flu.

Virus ini berada dalam droplet atau cairan yang keluar dari hidung dan mulut ketika seseorang batuk atau bersin. Droplet ini biasanya menyebar dalam jarak sekitar satu meter. 

Dirangkum dari laman National Health Service UK, Virus ini bisa berada di udara untuk sementara waktu, kemudian jatuh ke permukaan di mana virus dapat bertahan hingga 24 jam.

Siapa pun yang menyentuh permukaan ini dapat menyebarkan virus saat menyentuh sesuatu yang lain.

Baca Juga: 5 Cara Mengobati Batuk Kering Ini Bikin Cepat Sembuh

Namun, untuk beberapa kasus, penyebab bronkitis adalah bakteri. Secara umum, bronkitis dibagi menjadi dua tipe, yaitu: 

1. Bronkitis akut

Bronkitis akut adalah peradangan sementara pada saluran udara yang menyebabkan batuk dan lendir. Bronkitis akut biasanya berlangsung hingga 3 minggu.

Bronkitis akut dapat menginfeksi orang dari segala usia, tetapi kebanyakan terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun. Bronkitis akut lebih sering terjadi di musim dingin dan sering muncul setelah pilek, sakit tenggorokan atau flu.

2. Bronkitis kronis

Bronkitis kronis adalah gejala batuk yang berlangsung selama tiga bulan atau terjadi selama beberapa kali dalam dua tahun. 

Bronkitis kronis adalah salah satu jenis penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Bronkitis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa berusia 40 tahun ke atas.

Baca Juga: Selain Olahraga Rutin, Ini Cara Mudah Menjaga Kesehatan Paru-Paru

Gejala bronkitis

Ilustrasi bronkitis adalah penyakit infeksi pada saluran pernapasan yang menyerang bronkus

Gejala utama penyakit bronkitis akut adalah batuk berdahak, yang dapat mengeluarkan lendir (dahak) yang jernih, kuning-abu-abu atau kehijauan.

Gejala bronktis lainnya mirip dengan flu biasa atau sinusitis. Berikut adalah sejumlah gejala bronkitis yang perlu diwaspadai: 

  • Sakit tenggorokan
  • Sakit kepala
  • Hidung meler atau tersumbat
  • Kelelahan

Baca Juga: Apa Itu Adenovirus? Kenali Cara Penularan Risiko Penyakitnya

Jika Anda menderita penyakit bronkitis akut, batuk Anda mungkin berlangsung selama beberapa minggu setelah gejala lain hilang. Anda mungkin juga menemukan bahwa batuk terus-menerus membuat otot dada dan perut Anda sakit. 

Beberapa orang mungkin mengalami sesak napas atau mengi sebagai akibat dari saluran udara yang meradang. Tapi gejala bronkitis ini lebih sering terjadi pada bronkitis jangka panjang (kronis).

Bronkitis yang memburuk dan tidak mendapatkan penanganan yang tepat, berpotensi menimbulkan komplikasi berupa pneumonia. Pneumonia adalah peradangan pada satu atau kedua kantung paru-paru. 

Baca Juga: Efektif Menurunkan Gula Darah, Ini Manfaat Bunga Telang untuk Kesehatan

Pengobatan dan pencegahan bronkitis

Ada beberapa obat untuk meredakan gejala bronkitis. Obat-obatan yang disebut bronkodilator dan steroid untuk membuka saluran udara dan dapat diresepkan sebagai inhaler atau tablet.

Obat mukolitik mengencerkan lendir di paru-paru. Namun, dalam kebanyakan kasus, bronkitis akut hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu tanpa perlu pengobatan. Selama itu, Anda harus minum banyak cairan dan banyak istirahat.

Dalam beberapa kasus, gejala bronkitis bisa bertahan lebih lama. Jika gejala berlangsung setidaknya selama 3 bulan, itu dikenal sebagai bronkitis kronis.

Baca Juga: Catat, 5 penyebab sesak nafas ini perlu Anda waspadai

Tidak ada obat untuk bronkitis kronis, tetapi beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu meringankan gejala Anda, seperti:

  • Makan makanan sehat
  • Olahraga ringan teratur
  • Menghindari merokok

Nah, itulah penjelasan mengenai bronkitis adalah penyakit saluran pernafasan dan gejala bronkitis yang perlu diwaspadai. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru