Penyakit Menular

Alhamdulillah, tingkat kesembuhan pasien corona di Indonesia meningkat, ini datanya

Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:59 WIB   Reporter: Handoyo
Alhamdulillah, tingkat kesembuhan pasien corona di Indonesia meningkat, ini datanya

ILUSTRASI. Alhamdulillah, tingkat kesembuhan pasien corona di Indonesia meningkat, ini datanya

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pandemi virus corona belum berakhir. Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan tingkat kesembuhan pasien corona di Indonesia semakin membaik. 

Satgas Penanganan Covid-19 menyebutkan, penanganan pandemi corona Indonesia sudah bergerak ke arah yang diharapkan. Dalam beberapa pekan terakhir terjadi perkembangan baik di banyak daerah di Indonesia. Namun Satgas Penanganan Covid-19 berpesan agar kondisi ini tidak membuat cepat berpuas diri. 

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengabarkan perkembangan terkini per tanggal 27 Oktober 2020 melalui keterangan pers yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (27/10/2020). Penambahan kasus positif corona sebanyak 3.520, kasus aktif 60.685 atau 16,4%. 

Kasus aktif dunia pada saat ini rata-ratanya berada di angka 23,84%. Persentase kasus aktif di Indonesia menurut Wiku sekitar 7% lebih rendah dari rata-rata kasus aktif dunia. Sedangkan jumlah kasus sembuh saat ini sudah 322.248 orang, ini adalah 81,3%, dimana kasus sembuh dunia 73,49%. 

"Bahwa kasus sembuh di dunia akhir-akhir ini cenderung menurun. Sedangkan kasus sembuh di Indonesia, persentasenya cenderung meningkat. Ini adalah kabar baik yang harus dipertahankan sehingga angka kesembuhan bisa naik terus dan diharapkan tidak ada yang meninggal," kata Wiku. 

Baca jugaLelang mobil sitaan pajak Terios dan Mercedes Benz, harga Rp 100-an juta

Melihat jumlah kasus yang meninggal saat ini, Wiku menyebut totalnya ada 13.512 kasus atau 3,4% dibandingkan rata-rata dunia 2,65%. Angka kematian di Indonesia harus diturunkan dan harus mengejar rata-rata dunia atau menjadi lebih rendah. Wiku melanjutkan dengan menjabarkan perkembangan mingguan secara spesifik. 

Pada jumlah kasus positif mengalami perkembangan yang baik karena mengalami penurunan sebesar 4,5%. "Kami mengapresiasi provinsi Sumatera Barat, Sulawesi Tenggara dan Nusa Tenggara Barat yang pada pekan sebelumnya masih masuk ke dalam lima besar, namun pekan ink berhasil keluar dari lima besar dengan berupaya menekan angka kasusnya," katanya. 

Editor: Adi Wikanto


Terbaru