Akan vaksinasi? ini persiapan yang perlu dilakukan sebelum suntik vaksin Covid-19

Selasa, 14 September 2021 | 12:20 WIB   Reporter: Adi Wikanto
Akan vaksinasi? ini persiapan yang perlu dilakukan sebelum suntik vaksin Covid-19

ILUSTRASI. Akan vaksinasi? ini persiapan yang perlu dilakukan sebelum suntik vaksin Covid-19

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Sudah lebih dari 70 juta penduduk Indonesia mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 dosis pertama. Untuk Anda yang ingin mendapatkan suntikan vaksin, lakukan persiapan berikut.

Saat ini, pelayanan vaksin Covid-19 semakin banyak dan mudah ditemukan. Untuk Anda yang ingin mendapatkan vaksin Covid-19, lakukan sejumlah persiapan agar proses vaksinasi lancar dan aman serta membawa dampak semaksimal mungkin.

Dokter Reisa Broto Asmoro, yang juga Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menyarankan tiga langkah inti persiapan calon penerima vaksin Covid-19. Menurutnya, anggota masyarakat yang sudah punya jadwal terkonfirmasi melakukan persiapan diri sebaik mungkin menjelang hari suntik vaksin Covid-19.

“Vaksin (Covid-19) dapat menyelamatkan nyawa. Vaksin selama ini telah terbukti dapat melindungi kita dari berbagai penyakit menular. Dan vaksin Covid-19 yang digunakan pada masa darurat Pandemi ini efektif mengurangi resiko infeksi berat dan fatal dari covid-19. Jadi, persiapkan diri sebaik mungkin untuk mendapatkan dampak yang optimal, yakni tercipta kekebalan tubuh semaksimal mungkin,” kata Reisa dikutip dari situs Covid19.go.id.

Jika Anda ingin mendapatkan vaksin Covid-19, lakukan sejumlah persiapan agar berjalan lancar. Pasalnya, banyak masyarakat yang tertunda proses vaksinasi karena kurangnya persiapan sebelum suntik vaksin Covid-19. “Praktekkan tiga langkah persiapan, sebelum mendapatkan tiga manfaat vaksinasi,” ujar Reisa.

Baca juga: Tak hanya mencegah infeksi virus corona, ini manfaat lain vaksin Covid-19

Berikut persiapan sebelum suntik vaksin Covid-19

  • Lakukan pendaftaran dan pastikan apabila nama sudah terdaftar

Persiapan pertama sebelum suntik vaksin Covid-19 adalah melakukan pendaftaran. Seperti diketahui, saat ini terdapat pos vaksinasi di berbagai kota dan membuka pendaftaran daring atau kolektif. Silahkan melakukan pendaftaran dengan cara yang tepat sesuai pentunjuk panitia penyelenggara sebelum datang ke tempat vaksinasi.

“Hindari datang langsung tanpa perjanjian karena akan membuka peluang antrian panjang dan kerumunan yang akan merugikan semua pihak,” tegas Reisa.

  • Periksa kesehatan dan pastikan kondisi fit sebelum divaksinasi

Persiapan kedua sebelum suntik vaksin Covid-19 memeriksa kesehatan tubuh dan memastikan kondisi badan dalam kondisi fit. Bagi calon penerima vaksin baik yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, ataupun yang selama ini belum mengetahui kondisi kesehatannya seperti apa.

Disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan meminta rekomendasi dokter sebelum menerima vaksin covid-19. “Pastikan suhu tubuh kita normal, dibawah 37,3 derajat celcius dan tekanan darah dibawah 180 per 110,” ujar Reisa.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit sejak Februari 2021 juga telah menyatakan bahwa penderita hipertensi atau darah tinggi dapat divaksinasi apabila tekanan darahnya dalam kondisi terkontrol dan dibawah 180/110 MmHg pada saat dilakukan vaksinasi. Begitu juga dengan penderita Diabetes, mereka dapat divaksinasi sepanjang kondisi kadar gulanya terkontrol dan tidak sedang mengalami gangguan akut.

Penyintas kanker dapat tetap diberikan vaksin dengan syarat sudah tidak menjalani terapi imunosupresi. Sedangkan penyintas COVID-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari tiga bulan pasca sembuh. “Dan kabar baik lainnya, Ibu menyusui saat ini juga sudah diketahui dapat diberikan vaksinasi,” ujar Reisa.

“Oh ya, boleh loh pasang foto selfie atau pose kita senang setelah divaksin. Sebarkan kabar gembira itu bagus, namun sertifikat vaksinasi tidak perlu di-posting ya. Cukup untuk arsip data kesehatan kita saja,” ucap dr. Reisa, mengingatkan bahwa di dalam sertifikat itu ada QR Code yang menyimpan data pribadi.

  • Pelajari rangkaian proses vaksinasi

Persiapan ketiga sebelum suntik vaksin Covid-19 adalah mempelajari rangkaian proses vaksinasi. Para calon penerima vaksin Covid-19 perlu mempelajari pertanyaan-pertanyaan yang merupakan bagian skrining atau penyaringan peserta vaksinasi.

Menurut Surat Edaran Ditjen P2P bertanggal 18 Februari 2021, setidaknya ada 14 pertanyaan yang harus bisa dijawab calon penerima vaksin di meja penyaringan.Petunjuk teknis vaksinasi covid-19 menyatakan bahwa setiap pos vaksinasi setidaknya memiliki satu rangkaian proses dengan empat meja.

Meja No.1 adalah registrasi atau verifikasi pendaftaran. Meja 2 adalah penyaringan dengan anamnesa dan pemeriksaan kesehatan.

Meja 3 adalah tempat dilakukannya vaksinasi. Meja 4 adalah meja registrasi setelah penyuntikan yang disertai adanya ruang tunggu untuk dilakukannya masa observasi minimal 30 menit.

“Keempat meja ini melambangkan proses yang komprehensif. Oleh karena itu tidak bisa saling dipsahkan. Ikuti semuanya dengan persiapan yang baik dan patuhi saran petugas,” ujar Reisa.

Selama menunggu suntik vaksin Covid-19, pelajari semua tentang dampak ringan yang umum terjadi pascavaksinasi. Kemudian setelah menerima surat bukti sudah divaksinasi, buat agenda di kalender untuk kembali mendapatkan dosis kedua. “Dan tetaplah beraktivitas seperti biasa. Vaksinasi seharusnya membuat makin produktif, bukan sebaliknya,” katanya.

Tips untuk kelancaran vaksin Covid-19

Selain persiapan sebelum vaksin Covid-19 di atas, perhatikan juga tips berikut agar vaksinasi berjalan lancar:

Untuk menghindari tekanan darah tinggi pada saat skrining pemeriksaan kesehatan, Reisa menyarankan agar calon penerima vaksin beristirahat atau tidur dengan cukup, menjalani gaya hidup sehat, tidak merokok dan mengkonsumsi alkohol, berolahraga dengan rutin sesuai kapasitas tubuh masing-masing dan jauhi kondisi yang dapat menimbulkan stress berat.

Bagi masyarakat yang masih dalam pengobatan atau terapi, Reisa menganjurkan untuk tetap melanjutkan konsumsi obat-obatan yang disarankan dokter dan tidak perlu dihentikan karena hendak vaksinasi Covid-19.

Reisa menyarankan agar calon penerima vaksin memakai baju yang lengannya dapat dilipat dengan mudah atau baju berlengan pendek. Untuk perempuan, pos vaksinasi akan menyiapkan ruang tertutup, terutama bagi mereka yang berhijab.

Itulah persiapan yang perlu dilakukan sebelum vaksin Covid-19. Jangan takut untuk disuntik vaksin Covid-19, karena vaksinasi terbukti memberikan banyak keuntungan dalam menghadapi pandemi corona ini.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: PPKM Jawa Bali diperpanjang 20 September, PPKM level 2 terbanyak di Jawa Tengah

 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru