kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.709.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Agar tak takut lagi saat akan dioperasi


Selasa, 03 November 2015 / 13:00 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Semua pasien di rumahsakit selalu cemas dan takut luar biasa ketika akan dioperasi.

Medicaldaily punya resep khusus menghilangkan kecemasan tersebut.

Salah satu cara untuk mengatasinya ternyata sederhana, mengobrollah dengan dokter.

Kata-kata positif dari dokter kepada pasiennya sebelum operasi terbukti lebih efektif membuat pasien tenang.

Studi mengenai hal tersebut dilakukan oleh Ahli Anestesi, Dr. Emmanuel Boselli dari RS Edouard Herriot di Lyons Perancis.

Ia dan timnya menguji manfaat dari apa yang dikenal sebagai "hipnosis percakapan".

Metode ini dilakukan dengan cara dokter berbicara secara positif dan menyampaikan memotivasi, misalnya saja memilih kata "tetap tenang" dan bukannya "jangan bergerak" agar pasien tidak terlalu fokus dengan persiapan menjelang operasi, seperti anestesi.

Penelitian itu melibatkan 100 pasien yang akan melakukan operasi tangan.

50 pasien menggunakan hipnosis percakapan ketika diberi suntikan anestesi dan sisanya dengan hidroxin atau pil untuk membuat pasien tenang sebelum operasi.

Pasien yang mendapatkan hipnosis percakapan ternyata lebih tenang dan tidak terlalu cemas dibandingkan dengan yang mendapat pil untuk menenangkan.

"Kata-kata yang digunakan dokter harus menenangkan dan positif agar si pasien merasa nyaman," terang Boselli

Ia juga menambahkan hipnosis percakapan dapat diterapkan sebelum operasi bagi pasien yang sudah di anestesi lokal dan juga bermanfaat sebelum anestesi umum.

(Muthia Zulfa)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×