kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

AGA, sebab utama rambut menipis & botak


Rabu, 27 April 2016 / 09:53 WIB
AGA, sebab utama rambut menipis & botak


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Rambut yang sehat dan tebal tak dimungkiri menjadi salah satu daya tarik penampilan seseorang. Sayangnya, pada satu waktu rambut yang dibanggakan itu bisa saja menjadi tipis sehingga kepala tampak botak.

Menurut Miamiherald.com, penyebab tersering rambut tipis dan kepala botak pada pria dan wanita adalah kondisi yang disebut androgenetic alopecia (AGA).

AGA adalah kondisi yang disebabkan faktor keturunan dan membuat folikel rambut lebih sensitif pada DHT yang dihasilkan oleh hormon testosteron. Pada kasus AGA, DHT membuat folikel menyusut dan berhenti memproduksi rambut.

Kaum wanita juga memiliki hormon testosteron dan keseimbangan hormon ini serta estrogen berperan besar pada ketebalan rambut dan kerontokannya. Misalnya saja, rambut menjadi lebih tebal ketika hormon estrogen meningkat selama kehamilan. Itu sebabnya, setelah persalinan, banyak wanita mengalami kerontokan rambut karena kadar hormonnya kembali normal. 

Faktor lain yang bisa mengganggu keseimbangan hormonal adalah kista ovarium, kontrasepsi pil, serta menopause. Kondisi-kondisi tersebut juga bisa menyebabkan perubahan pada rambut. Walau jarang, tetapi penyebab lain rambut rontok adalah gangguan tiroid dan anemia, kekurangan vitamin, penyakit autoimun, bahkan obat-obatan tertentu.

Sementara itu, kebiasaan menata rambut yang tidak tepat, misalnya pelurusan, bleaching, atau mengikat rambut dengan ketat terlalu lama, juga bisa menyebabkan rambut rontok.

Kehilangan 50-150 helai rambut setiap hari sebenarnya hal yang normal. Namun, jika Anda merasa rambut rontok dan menipis, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengingat apakah hal itu juga dimiliki orangtua atau saudara Anda.

Jika keluarga dekat Anda juga mengalaminya, kemungkinan Anda juga tak luput dari kebotakan. Hal ini memang tidak bisa dicegah.

Saat ini belum ada terapi yang bisa secara efektif mengatasi kebotakan. Namun, ada terapi transplantasi rambut yang diklaim efektif membuat rambut kembali tebal jika dilakukan di awal kerontokan rambut.

(Lusia Kus Anna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×