Produk dan Layanan

Ada obat batuk dekongestan, ekspektoran, antihistamin, dll kenali khasiatnya

Kamis, 18 Februari 2021 | 05:00 WIB Sumber: Kompas.com
Ada obat batuk dekongestan, ekspektoran, antihistamin, dll kenali khasiatnya

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penyakit batuk bisa datang kapan saja. Untungnya, ada banyak obat batuk yang bisa untuk menyembuhkan. Namun jangan sembarangan minum obat batuk, karena ada banyak jenis dengan kegunaan yang berbeda-beda.

Di pasaran, tersedia beragam jenis obat batuk untuk mengobati masalah kesehatan ini. Obat batuk tersebut memiliki bahan aktif dan fungsi yang berbeda, sesuai dengan jenis penyakitnya.

Ada obat batuk berdahak, obat batuk kering, obat batuk dan flu, obat batuk alergi, sampai obat batuk dan pilek. Berikut penjelasan lebih lanjut terkait jenis obat batuk, fungsi, dan efek sampingnya.

Terdapat beragam jenis obat batuk di pasaran dengan bahan aktif berbeda sesuai fungsinya, yakni:

Obat Batuk Antitusif

Dilansir dari Patient, obat batuk ini bekerja dengan cara mengurangi refleks batuk. Fungsi obat batuk ini untuk mengatasi batuk kering. Contoh obat batuk ini: dextromethorphan, pholcodine.

Baca juga: Warren Buffett melepas saham bank, masuk saham-saham pabrik obat

Obat Batuk Ekspektoran

Obat batuk ini bekerja dengan melonggarkan saluran napas, sehingga penderita bisa mengeluarkan lendir atau dahak yang berlebihan. Fungsi obat batuk ini untuk mengatasi batuk berdahak. Contoh obat batuk ini: guaifenesin, ipecacuanha.

Obat Batuk Antihistamin

Obat batuk ini bekerja dengan mengurangi pelepasan histamin atau zat yang dikeluarkan tubuh saat terkena alergi atau infeksi, dengan begitu produksi lendir dari paru-paru bisa berkurang.

Fungsi obat batuk ini untuk mengatasi batuk karena alergi. Contoh obat batuk ini: brompheniramine, chlorphenamine, diphenhydramine, doxylamine, promethazine, triprolidine.

Obat Batuk Dekongestan

Obat batuk ini bekerja dengan menyempitkan pembuluh darah di paru-paru dan hidung. Fungsi obat batuk ini untuk mengatasi batuk dan pilek atau batuk dan flu. Contoh obat batuk ini: fenilefrin, pseudoefedrin, efedrin, oxymetazoline, xylometazoline.

Obat batuk kombinasi

Melansir WebMD, beberapa obat batuk mengandung bahan aktif kombinasi antara antitusif, dekongestan, dan penghilang rasa sakit. Fungsi obat batuk ini umumnya untuk mengatasi batuk disertai gejala flu seperti tidak enak badan, hidung tersumbat, dan badan terasa nyeri.

Editor: Adi Wikanto
Terbaru