kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Ada 3 kemasan vaksin Covid-19 yang berbeda, ini penjelasannya


Senin, 18 Januari 2021 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menunjukkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac (CoronaVac).


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Vaksinasi Covid-19 telah dilakukan oleh pemerintah sejak 13 Januari 2021 lalu. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang belum paham mengenai program vaksinasi Covid-19. 

Apalagi, selama ini masih banyak informasi atau berita bohong mengenai vaksinasi Covid-19 yang cukup meresahkan masyarakat. 

Misalnya, jika sudah divaksin maka tidak perlu lagi mematuhi protokol kesehatan. Lalu, ada efek samping yang membahayakan setelah divaksinasi Covid-19. 

Selain itu, hal yang perlu dipahami oleh masyarakat adalah mengenai perbedaan kemasan untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac. 

Baca Juga: Infeksi virus corona di Filipina menembus 500.000 kasus

3 Kemasan vaksin Sinovac yang berbeda

Dikutip dari laman resmi Covid19.go.id, memang ada 3 kemasan vaksin Covid-19 dari Sinovac yang berbeda-beda. Kemasan yang berbeda tersebut menandakan tiga tahapan yang berbeda.  

1. Kemasan tahap uji klinis

Sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, Sinovac melakukan uji klinis vaksinnya bersama Tim Uji Klinis Universitas Padjajaran. Vaksin yang digunakan untuk uji klinis ini dikemas dengan nama SARS-CoV-2 Vaccine.

2. Vaksin CoronaVac

Vaksin Covid-19 yang digunakan untuk pelaksanaan vaksinasi adalah vaksin jadi yang diproduksi Sinovac langsung dan diberikan Persetujuan Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM, yaitu dengan kemasan bernama CoronaVac.

3. Vaksin Sinovac dengan Biofarma

Pada awal Januari, Sinovac sudah mengirimkan 15 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk bahan baku (vaksin curah) untuk bisa diolah menjadi vaksin jadi dan didistribusikan PT Bio Farma. 

Nah, vaksin ini juga akan mengenakan kemasan vaksin yang berbeda. 

Selanjutnya: Netizen Malaysia iri dengan Indonesia & Singapura, ini penyebabnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×