kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

8 Kebiasaan Sederhana untuk Melancarkan Buang Air Besar


Kamis, 16 Juli 2026 / 04:00 WIB
8 Kebiasaan Sederhana untuk Melancarkan Buang Air Besar
ILUSTRASI. Yuk, intip beberapa kebiasaan sederhana untuk melancarkan buang air besar berikut ini! Mau coba terapkan? ()


Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas

KONTAN.CO.ID - Yuk, intip beberapa kebiasaan sederhana untuk melancarkan buang air besar berikut ini! Mau coba terapkan?

Buang air besar yang lancar merupakan salah satu tanda bahwa sistem pencernaan bekerja dengan baik. Sebaliknya, buang air besar yang jarang atau sulit dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, perut kembung, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini sering kali dipengaruhi oleh kebiasaan hidup, seperti kurang minum, rendahnya asupan serat, atau kurang bergerak.

Menjaga kelancaran buang air besar tidak selalu memerlukan obat pencahar. Perubahan kecil dalam rutinitas harian dapat membantu meningkatkan fungsi usus secara alami. Dengan menerapkan kebiasaan sehat secara konsisten, sistem pencernaan akan bekerja lebih optimal sehingga proses buang air besar menjadi lebih teratur.

Baca Juga: Jangan Asal Pilih, Obat Penurun Berat Badan Bisa Turunkan Masa Otot

Kebiasaan Sederhana untuk Melancarkan Buang Air Besar

Melansir dari laman Verywell Health, di bawah ini beberapa kebiasaan sederhana untuk melancarkan buang air besar:

1. Menjaga Rutinitas Harian

Agar buang air besar lebih teratur, Anda perlu memiliki rutinitas yang konsisten setiap hari. Misalnya, makan pada jam yang sama setiap hari. Selain itu, sediakan waktu khusus di toilet, terutama sekitar 20 hingga 40 menit setelah sarapan atau makan dalam porsi besar. Pada waktu ini, usus biasanya lebih aktif sehingga lebih mudah untuk buang air besar.

2. Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat

Serat membantu menambah volume tinja dan membuatnya lebih mudah bergerak di dalam sistem pencernaan. Makanan tinggi serat bisa ditemukan pada sayur, buah, biji-bijian utuh, kacang-kacangan, dan polong-polongan.

Secara umum, orang dewasa disarankan mengonsumsi sekitar 25 gram serat per hari untuk wanita dan 38 gram untuk pria. Meski suplemen serat tersedia, serat dari makanan alami tetap lebih baik karena juga memberikan nutrisi tambahan.

3. Cukupi Kebutuhan Cairan

Minum cukup air sangat penting untuk menjaga tekstur tinja tetap lembut. Semakin banyak kandungan air dalam tinja, semakin mudah dikeluarkan. Jika tubuh kekurangan cairan, tinja bisa menjadi keras dan sulit dikeluarkan.

4. Gunakan Posisi yang Tepat di Toilet

Posisi tubuh saat buang air besar juga berpengaruh. Posisi jongkok atau duduk dengan posisi kaki sedikit terangkat dapat membantu meluruskan rektum, sehingga tinja lebih mudah keluar tanpa perlu mengejan terlalu kuat.

Baca Juga: Studi Baru Menunjukkan Semaglutide Berpotensi Turunkan Risiko Migrain dan Depresi

5. Batasi Makanan Penyebab Sembelit

Makanan rendah serat dapat memicu sembelit, seperti makanan olahan, fast food, dan minuman yang menyebabkan dehidrasi seperti alkohol. Selain itu, beberapa makanan seperti biji-bijian olahan, produk susu, daging tertentu, pisang, serta buah kalengan juga bisa memperlambat proses buang air besar.

6. Tidur yang Cukup dan Teratur

Pola tidur yang baik membantu menjaga ritme alami tubuh, termasuk kerja usus. Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih teratur.

7. Beri Rangsangan jika Diperlukan

Dalam beberapa kasus, rangsangan tertentu bisa membantu melatih buang air besar agar lebih teratur. Cara ini biasanya digunakan dalam jangka pendek, seperti:

  • Olahraga ringan atau yoga untuk melancarkan pencernaan
  • Stimulasi anus dengan bantuan jari (dilakukan dengan hati-hati dan sesuai anjuran medis)
  • Penggunaan supositoria, enema, atau obat pencahar sesuai saran dokter
  • Mengonsumsi minuman hangat atau jus plum

8. Pertimbangkan Terapi Biofeedback

Terapi biofeedback membantu melatih otot-otot yang berperan saat buang air besar agar bekerja dengan lebih baik. Metode ini menggunakan alat khusus untuk memberikan umpan balik, sehingga Anda bisa belajar kapan harus mengejan dan kapan harus relaksasi dengan tepat.

Baca Juga: 8 Makanan Penurun Kolesterol, Catat Jika Akan Makan Banyak Sate Daging Kurban

Itu dia beberapa kebiasaan sederhana untuk melancarkan buang air besar. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×