Reproduksi dan Seks

7 Penyebab Perut Kram Setelah Melakukan Hubungan Seks pada Perempuan

Senin, 23 Januari 2023 | 13:31 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
7 Penyebab Perut Kram Setelah Melakukan Hubungan Seks pada Perempuan

ILUSTRASI. Perut kram setelah melakukan hubungan seks.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ini 7 penyebab perut kram setelah melakukan hubungan seks dengan pasangan. 

Pernahkah Anda merasa sakit kram setelah melakukan hubungan seks? 

Baca Juga: Makanan Ini Efektif Meningkatkan Gairah Seks pada Perempuan

Kram perut bisa terjadi setelah berhubungan seks karena berbagai alasan, mulai dari ketegangan otot ringan sampai kondisi medis tertentu yang memerlukan perawatan. 

Mengutip dari Medical News Today, kram perut setelah hubungan seks bisa dialami oleh laki-laki dan perempuan. 

Ini penyebab perut kram setelah melakukan hubungan seks pada perempuan: 

1. Penetrasi yang dalam 

Penetrasi yang dalam, terutama pada leher rahim bisa menyebabkan iritasi dan kram. 

Cedera atau infeksi pada serviks bisa membuatnya lebih rentan terhadap kram atau nyeri. 

2. Kista ovarium 

Ovarium adalah dua organ kecil yang terletak di kedua sisi rahim. Terkadang, kista tumbuh di atau di dalam ovarium. 

Walaupun, kista biasanya tidak berbahaya, namun bisa menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan setelah berhubungan seks. 

3. Ovulasi 

Berhubungan seks sekitar masa ovulasi bisa menyebabkan kram perut pada beberapa orang. 

4. Fibroid 

Fibroid adalah pertumbuhan yang terjadi di dinding rahim. Fobroid biasanya jinak atau tidak bersifat kanker. 

Fibroid bisa menyebabkan gejala seperti pendarahan menstruasi yang berat dan sakit perut, serta kram setelah berhubungan seks. 

5. Vaginismus

Vaginismus terjadi ketika otot-otot vagina berkontraksi tanpa sadar saat seseorang mencoba memasukkan sesuatu. 

Kondisi itu bisa terjadi selama seks penetrasi dan pemeriksaan medis vagina, serta ketika Anda menggunakan tampon. 

Anda mungkin perlu menemui terapis seks yang bisa membantu mengatasi kecemasan dan merekomendasikan latihan relaksasi. 

Latihan dasar panggul bisa membantu mengobati vaginismus. 

6. Endometriosis 

Endometriosis adalah pertumbuhan jaringan yang mirip dengan yang tumbuh di dalam rahim di tempat-tempat luar rahim. 

Endometriosis bisa menyebabkan kram parah dan sakit perut selama dan setelah berhubungan seks. 

Gejala endometriosis lainnya adalah pendarahan hebat selama menstruasi dan periode nyeri yang tidak normal. 

7. Rahim kering 

Pada beberapa perempuan, rahim miring ke belakang bukannya condong ke depan. Istilah medis kondisi ini adalah rahim terbalik. 

Pada orang dengan rahim terbalik, penis bisa menekan rahim selama hubungan seksual yang bisa menyebabkan kram. 

Baca Juga: Kenali Tanda Perempuan Ingin Bercinta

Selanjutnya: Kobexindo Tractors (KOBX) Raih Kenaikan Penjualan Alat Berat 41% pada 2022

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru