7 Hal yang Bisa Meningkatkan Risiko Asam Urat

Rabu, 27 April 2022 | 13:51 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
7 Hal yang Bisa Meningkatkan Risiko Asam Urat

ILUSTRASI. Asam urat


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asam urat penyakit radang sendi kronis yang disebabkan adanya penumpukan kristal asam urat dalam sendi. Kenali 7 hal yang bisa meningkatkan risiko asam urat.  

Asam urat, penyakit yang tidak hanya menyerang laki-laki tapi juga perempuan. 

Baca Juga: Ini Aturan Konsumsi Daun Salam untuk Menurunkan Asam Urat Tinggi

Asam urat alias radang sendi akut ini terjadi saat kristal asam urat menumpuk di dalam persendian. Kondisi ini menimbulkan rasa nyeri yang sangat hebat dan bengkak. 

Mengutip dari Mayo Clinic, tubuh menghasilkan asam urat ketika memecah zat purin yang ditemukan secara alami dalam tubuh. 

Asal tahu saja, zat purin juga ditemukan dalam beberapa jenis makanan seperti daging merah, jeroan, hati, ikan teri, sarden, tuna, kerang, minuman beralkohol, dan minuman yang ditambahkan pemanis. 

Faktor yang meningkatkan risiko asam urat

Penyakit asam urat umumnya mulai menyerang orang-orang yang menginjak usia 30 tahunan. 

Asam urat muncul karena dipengaruhi oleh banyak hal. Berikut 6 hal yang bisa meningkatkan risiko asam urat. 

1. Konsumsi makanan kaya purin 

Daging merah, kerang, dan minuman manis bisa meningkatkan kadar asam urat yang bisa meningkatkan risiko asam urat.

2. Kelebihan berat badan 

Kelebihan berat badan membuat tubuh memproduksi lebih banyak asam urat dan ginjal menjadi lebih sulit untuk menghilangkannya. 

3. Kondisi medis 

Penyakit dan kondisi tertentu meningkatkan risiko asam urat. Penyakit yang bisa meningkatkan risiko asam urat adalah darah tinggi yang tidak diobati, diabetes, obesitas, sindrom metabolik, dan penyakit jantung. 

4. Konsumsi obat-obat tertentu 

Aspirin dosis rendah dan beberapa obat yang digunakan untuk mengontrol hopertensi, termasuk diuretik thizide, inhibitor enzim pengubah angiotensin (ACE) bisa meningkatkan kadar asam urat. 

5. Genetik 

Penyakit asam urat bisa muncul karena faktor genetik. 

6. Usia dan jenis kelamin 

Asam urat lebih sering terjadi pada laki-laki. Sedangkan, untuk perempuan asam urat muncul saat memasuki masa menopause. 

7. Operasi atau trauma 

Mengalami operasi atau trauma terkadang bisa memicu serangan asam urat. 

Kabar baiknya, kadar asam urat bisa dikelola dengan menjalankan gaya hidup sehat serta menjaga pola makan. 

Baca Juga: Begini Cara Konsumsi Jahe untuk Mengobati Asam Urat Tinggi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru