kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.862   -38,00   -0,22%
  • IDX 8.013   77,56   0,98%
  • KOMPAS100 1.130   13,49   1,21%
  • LQ45 819   3,46   0,42%
  • ISSI 283   5,25   1,89%
  • IDX30 426   0,20   0,05%
  • IDXHIDIV20 512   -2,67   -0,52%
  • IDX80 126   1,21   0,97%
  • IDXV30 139   0,23   0,16%
  • IDXQ30 139   -0,40   -0,29%

7 Gejala Omicron yang Sering Dialami Anak-anak, Apa Saja?


Jumat, 18 Februari 2022 / 09:24 WIB
7 Gejala Omicron yang Sering Dialami Anak-anak, Apa Saja?
ILUSTRASI. Varian Omicron masih menyebar di seluruh dunia, menginfeksi anak-anak dan orang dewasa.


Sumber: The Sun,Business Insider | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Varian Omicron masih menyebar di seluruh dunia, menginfeksi anak-anak dan orang dewasa. Baru-baru ini, seorang ahli menyoroti satu gejala yang bisa menandakan infeksi varian Omicron pada anak-anak.

Dr. Andrew Pavia, spesialis penyakit menular pediatrik di Rumah Sakit Anak Primer di Utah, mengatakan kepada The Sun bahwa varian omicron bekerja secara berbeda pada anak-anak.

“Kami melihat pergeseran ke arah lebih banyak penyakit pada anak-anak yang lebih muda; itu mungkin ada hubungannya dengan perubahan virus,” jelas Dr. Pavia.

Dia menambahkan, varian Omicron lebih menyerang saluran udara (atas) dibanding paru-paru, dan anak-anak yang lebih kecil memiliki saluran udara yang lebih kecil.

Menurut The Sun, batuk dengan bunyi tertentu, sering kali menjadi pertanda bahwa anak tersebut mungkin terinfeksi varian Omicron.

Baca Juga: Waspada! Ini Gejala Omicron Paling Umum, Kurang Umum, hingga Serius

Lebih banyak gejala

Sementara itu, Emma Duncan, seorang profesor medis di King's College London, baru-baru ini mengatakan kepada Business Insider bahwa ada sejumlah gejala COVID-19 yang mungkin dialami anak-anak lebih banyak daripada orang dewasa.

Gejala varian omicron teratas untuk anak-anak — berdasarkan studi ZOE COVID-19 — meliputi:

  • Kelelahan.
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Pilek.
  • Bersin.
  • Demam.
  • Batuk.

Baca Juga: Omicron Kian Menjadi, Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Sudah Lebih 300.000 Kasus

Duncan mengatakan bahwa vaksin COVID-19 dapat melemahkan frekuensi dan lamanya gejala varian omicron ini, tetapi datanya masih belum jelas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×