7 Cara Sederhana Mengurangi Stretch Mark Selama Kehamilan

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:40 WIB   Reporter: Ana Risma
7 Cara Sederhana Mengurangi Stretch Mark Selama Kehamilan


KONTAN.CO.ID - Stretch mark atau striae distensae sebagaimana dikutip dari laman Hello Sehat merupakan garis-garus halus dan panjang yang muncul pada lapisan kulit teratas (epidermis) akibat kulit yang meregang atau menyusut secara tiba-tiba. Awalnya, stretch mark akan tampak berwarna merah atau ungu. Namun, seiring waktu, stretch mark cenderung berubah warna menjadi putih dan lebih sulit untuk dihilangkan.

Adapun kulit dapat meregang dengan cepat saat seseorang mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba termasuk selama kehamilan.

Kendati normal terjadi saat hamil, namun pembentukan stretch mark tetap bisa Anda kurangi selama kehamilan dengan menerapkan 7 cara sederhana yang dilansir dari Singapore O&G Ltd berikut ini.

1. Pakai krim atau minyak stretch mark

Melembabkan kulit setiap hari selama kehamilan dengan krim atau minyak stretch mark dapat meningkatkan elastisitas kulit. Sehingga, kecil kemungkinannya bagi kulit untuk robek dan membentuk stretch mark tatkala kulit meregang.

Rutinitas ini juga bisa mengurangi rasa gatal atau kekeringan pada kulit yang mungkin Anda alami selama kehamilan. Untuk hasil maksimal, oleskan produk krim atau minyak stretch mark pilihan Anda setelah mandi guna mengunci kelembaban.

2. Kontrol berat badan

Stretch mark dapat muncul ketika kulit meregang akibat kenaikan berat badan yang cepat. Nah, dengan mengelola berat badan Anda selama kehamilan, itu bisa secara otomatis meminimalkan kemunculan stretch mark.

Untuk mencapai berat badan yang terkendali, Anda bisa menggabungkan diet yang tepat dengan latihan fisik yang ringan dan tentunya aman untuk kehamilan.

3. Tetap terhidrasi

Kulit yang terhidrasi akan terasa lebih lembut dan lebih kecil kemungkinannya untuk robek dibandingkan kulit yang kering. Salah satu cara untuk membuat kulit tetap terhidrasi selama kehamilan adalah dengan minum 8 gelas air setiap hari. Tak hanya mampu membuat kulit tetap terhidrasi, kebiasaan baik ini juga dapat meningkatkan penampilan kulit secara keseluruhan.

Pastikan untuk menghindari kopi atau minuman berkafein lainnya, karena minuman berkafein bisa membuat kulit dehidrasi sekaligus meningkatkan risiko stretch mark. Sebagai gantinya, Anda dapat meminum minuman non-kafein seperti air lemon atau jus buah jika bosan dengan sensasi air putih yang tawar.

4. Makan makanan yang sehat

Makanan yang bergizi dapat membantu Anda meningkatkan kesehatan kulit dan hidrasi yang pada gilirannya akan meminimalkan pembentukan stretch mark. Selama hamil, dianjurkan bagi Anda untuk tetap berpegang pada diet yang kaya protein, zinc, serta vitamin C, D, dan E. Nutrisi-nutrisi ini bisa Anda dapatkan dengan menggabungkan biji-bijian seperti roti gandum atau oatmeal, protein tanpa lemak seperti ayam, beberapa produk susu, buah-buahan, dan sayuran.

Apabila diet Anda seimbang, faktor penyebab stretch mark yakni kenaikan berat badan yang cepat pun akan berkurang.

5. Perbanyak asupan vitamin C

Vitamin C sangat penting untuk produksi kolagen yang mana kolagen berperan untuk menjaga elastisitas kulit serta mengurangi kerutan. Tak sampai di situ, vitamin C juga memiliki kemampuan untuk membantu mengurangi pembentukan stretch mark lho.

Jadi, perbanyaklah asupan vitamin C alami selama kehamilan dengan rajin mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya akan vitamin C, misalnya jeruk.

6. Berjemur

Vitamin D dapat ditemukan dalam produk susu seperti susu murni, yogurt, roti, dan sereal. Selain dapat ditemukan dalam makanan, khasiat vitamin D juga bisa Anda dapatkan dengan cara berjemur. Sebagai sumber vitamin D, sinar matahari pagi bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan asupan vitamin D Anda selama kehamilan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kadar vitamin D dapat sekaligus membantu mengurangi risiko stretch mark dan mencegahnya terbentuk. Itulah sebabnya Anda disarankan untuk tidak melewatkan paparan sinar matahari pagi begitu saja.

7. Menangani stretch mark dengan segera

Jika stretch mark terlanjur menyerang, akan jauh lebih mudah untuk meminimalkan tampilannya saat stretch mark tersebut masih tergolong baru dibandingkan stretch mark yang dibiarkan terlalu lama.

Maka dari itu, selalu ingat untuk rajin menggunakan krim atau minyak stretch mark sejak awal kehamilan ya Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ana Risma

Terbaru