kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

​6 Tips meningkatkan produksi ASI saat berpuasa Ramadan


Rabu, 21 April 2021 / 14:48 WIB
ILUSTRASI. ?6 Tips meningkatkan produksi ASI saat berpuasa Ramadan.


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Ibu menyusui boleh untuk berpuasa dengan sejumlah kondisi. ​Ada tips untuk meningkatkan produksi ASI saat berpuasa Ramadan.

Sebenarnya, ibu menyusui mendapat kelonggaran untuk tidak berpuasa dan menggantinya di lain waktu atau membayar fidyah sesuai banyak hari yang ditinggalkan. 

Selain itu, dikhawatirkan puasa bisa memengaruhi produksi ASI pada wanita menyusui. Sebab, kondisi kesehatan secara keseluruhan dan status gizi memengaruhi produksi ASI.

Tetapi, bagi ibu menyusui yang tetap ingin berpuasa, berikut terdapat sejumlah tips untuk membantu meningkatkan produksi ASI selama Ramadan: 

Baca Juga: Lindungi pekerja perempuan, Kemenaker laksanakan 3 aspek kebijakan

Tips meningkatkan produksi ASI saat berpuasa 

Tips untuk membantu meningkatkan produksi ASI selama Ramadan seperti dikutip dari laman Saudi German Health:

  1. Konsumsi suplemen herbal yang dapat membantu meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui selama Ramadan.
  2. Konsumsi makanan yang merangsang produksi susu, seperti kurma dan fenugreek, selama periode antara buka puasa dan sahur.
  3. Tingkatkan jumlah asupan cairan selama waktu antara buka puasa dan sahur untuk mengisi kembali kadar cairan tubuh dan mencegah dehidrasi.
  4. Konsumsi makanan yang kaya protein seperti daging, telur, ikan, unggas, dan produk susu karena dapat meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan merangsang produksi susu.
  5. Batasi konsumsi minuman ringan dan minuman berkafein karena memiliki efek diuretik, yang menyebabkan kehilangan air dan menurunkan produksi susu.
  6. Jika terjadi kelelahan parah, hipotensi, atau kehilangan kesadaran, segera hentikan puasa dan dapatkan bantuan medis terkait puasa saat menyusui.

Selanjutnya: ​Ibu menyusui boleh puasa atau tidak? Berikut penjelasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×