6 Cara mengatasi T-Zone berminyak, mudah dan sederhana kok!

Jumat, 12 November 2021 | 06:45 WIB   Reporter: Ana Risma
6 Cara mengatasi T-Zone berminyak, mudah dan sederhana kok!

KONTAN.CO.ID - T-Zone adalah area wajah yang membentang horizontal dari dahi menuju ke bagian dagu secara vertikal sehingga membentuk huruf T. Area ini dikenal licin karena memiliki lebih banyak kelenjar minyak sehingga minyak yang dihasilkan pun jauh lebih banyak dibandingkan area wajah lainnya.

Meski dapat terjadi juga pada kulit kering, permasalahan T-Zone berminyak akan lebih parah kondisinya jika seseorang memiliki oily atau acne-prone skin. Pasalnya, produksi sebum pada kedua jenis kulit tersebut jauh lebih banyak dibandingkan kulit kering atau normal.

Jika Anda sedang mengalami permasalahan T-Zone yang sangat berminyak dan sedang mencari tahu cara mengatasinya, yuk simak 6 cara mengatasi T-Zone berminyak sebagaimana dirangkum dari mindbodygreen berikut ini.

Baca Juga: Keluaran terbaru 2021, segini harga sepeda Polygon Gili Fitte

1. Gunakan AHA atau BHA

Seperti kita tahu, chemical exfoliation terbagi dalam 2 kategori utama yakni AHA dan BHA. Kedua bahan tersebut dapat membantu mengelupas sel-sel kulit mati yang berlebihan, mengontrol minyak, dan memperbaiki penampilan kulit secara keseluruhan.

Jika Anda memiliki kulit yang sangat berminyak, BHA (salicylic acid) tepat untuk Anda pilih karena mampu melarutkan minyak itu sendiri dengan ampuh. Apabila kulit Anda bertipe kombinasi atau sensitif, AHA (glycolic acid atau lactic acid) bisa Anda pilih karena memiliki sifat yang jauh lebih lembut dalam mengatasi minyak termasuk di area T-Zone.

2. Manfaatkan retinoid

Bahan topikal ampuh lainnya untuk membantu mengatasi T-Zone yang bermasalah adalah retinoid. Retinoid telah terbukti mampu mengurangi ukuran pori-pori, meningkatkan produksi sel kulit, dan membuka pori-pori yang tersumbat.

Kendati mampu membantu penampilan kulit secara keseluruhan dan mengurangi jerawat di T-Zone, pastikan Anda tidak menggunakan retinoid secara berlebihan mengingat sifatnya yang cenderung keras. Selain itu, jangan pernah melapisi retinoid dengan eksfoliator lain. Sebagai solusinya, gunakan retinoid secara bergiliran dengan bahan skincare lainnya di hari yang berbeda-beda.

3. Jangan lupa moisturizer

Apapun jenis kulitnya, setiap orang perlu menggunakan moisturizer untuk menghidrasi kulit mereka. Meskipun kulit Anda terasa berminyak, moisturizer yang ringan penting untuk Anda aplikasikan guna mentolerir bahan skincare lainnya yang memiliki sifat mengeringkan.

Ketika Anda terlalu banyak menggunakan produk yang mengeringkan namun enggan menggunakan moisturizer, jerawat pun akan mudah menyerang. Hal ini dikarenakan kulit yang kekeringan tanpa diberikan hidrasi akan menghasilkan ekstra minyak untuk mengimbanginya. Oleh sebab itu, jangan heran ketika T-Zone Anda semakin berminyak akibat melewatkan penggunan moisturizer.

4. Coba bahan niacinamide dan green tea

Bukan hanya exfoliant dan bahan-bahan bersifat kuat yang dapat membantu mengatasi T-Zone berminyak. Karena, ada banyak bahan berbasis tumbuhan dan bahan aktif lainnya yang bisa Anda coba untuk membantu mengelola sekaligus mengontrol produksi minyak.

Misalnya, niacinamide dan green tea. Anda bisa memanfaatkan kedua bahan tersebut untuk menurunkan produksi minyak termasuk di area T-Zone. Cocok untuk digunakan oleh pemilik kulit berminyak dan sedikit sensitif, niacinamide dan green tea diklaim mampu membantu menenangkan kulit sembari menyeimbangkan produksi sebum.

5. Beralih ke produk makeup bebas minyak

Apabila selama ini Anda gemar menggunakan produk makeup secara sembarangan, maka stop kebiasaan itu sekarang juga jika ingin area T-Zone Anda bebas minyak berlebih. Sebelum menggunakan suatu produk makeup, pastikan Anda melihat secara detail bagian komposisinya terlebih dahulu. Pilihlah produk makeup yang memiliki formula lightweight dan non-comedogenic.

Apabila kulit Anda bertipe kombinasi, produk makeup oil-free dan berbasis mineral cocok untuk Anda pilih karena cenderung lembut dan dapat ditoleransi oleh kulit Anda.

6. Hindari stres

Saat kita stres, tubuh akan melepaskan hormon yang disebut kortisol. Hormon tersebut dapat memicu pori-pori kulit Anda untuk memproduksi lebih banyak minyak.

Ketika kortisol Anda meningkat, itu akan memicu serangkaian reaksi dalam tubuh termasuk mengaktifkan sebosit (sel yang memproduksi sebum). Nah, supaya T-Zone tidak semakin dibanjiri minyak dan dihinggapi jerawat, sebisa mungkin tetaplah bersikap tenang dan hindari hal-hal yang bisa menyebabkan Anda mengalami stres ya.

 

Selanjutnya: Pahami 5 Cara Merawat Kulit Wajah Berminyak dan Sensitif, Yuk!

Editor: Ana Risma
Terbaru