Produk dan Layanan

5 fakta vaksin virus corona asal China yang uji klinis di Indonesia

Rabu, 22 Juli 2020 | 12:52 WIB   Reporter: Virdita Rizki Ratriani
5 fakta vaksin virus corona asal China yang uji klinis di Indonesia

ILUSTRASI. Pengembangan vaksin virus corona. Kandidat vaksin virus corona dari China akan uji klinis tahap III di Indonesia.


KONTAN.CO.ID - Indonesia menjadi salah satu lokasi uji klinis tahap III kandidat vaksin virus corona baru asal China. Vaksin buatan Sinovac itu sudah tiba di negara kita pada Minggu (19/7) lalu.

PT Bio Farma yang akan melakukan uji coba vaksin virus corona dari China tersebut. Jika terbukti manjur dan aman, BUMN farmasi itu kelak memproduksi dan mendistribusikan vaksin buatan Sinovac. 

Jumlah kasus virus corona di Indonesia terus bertambah setiap hari. Hingga Selasa (21/7), total infeksi di negara kita mencapai 89.869 kasus, sejak pasien pertama pemerintah umumkan pada 2 Maret lalu.

Berikut 5 fakta tentang vaksin virus corona dari China:

Baca Juga: Mengenal Sinovac, perusahaan China yang kirim vaksin corona ke Indonesia

1. Harga vaksin

Sekretaris Perusahaan Bio Farma Bambang Heriyanto memperkiraan, harga vaksin virus corona sebesar US$ 5-US$ 10 per dosisi atau sekitar Rp 73.250 hingga Rp 146.500 per dosis.

“Tapi, kami belum mengeluarkan harga resminya. Itu baru ancer-ancer saja,” katanya kepada Kontan.co.id.

2. Butuh waktu satu tahun distribusikan vaksin

Ketua Konsorsium Penelitian dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan Teknologi Ali Ghufron Mukti memperkirakan, setidaknya butuh waktu lebih kurang satu tahun untuk bisa memvaksin semua warga yang membutuhkan.

Melansir Kompas.com (21/7), perkiraan tersebut berdasarkan rumus atau formula yang akan menghitung berapa orang yang perlu mendapat vaksin virus corona. Dengan formula ini, satu orang bisa menularkan virus sampai ke tiga orang.

Baca Juga: Presiden minta vaksin Covid-19 selesai dalam 3 bulan, Tim: tidak bisa

Lalu, dengan mengalikan dua pertiga jumlah penduduk Indonesia sebanyak 260 juta orang, maka butuh 176 juta dosis vaksin virus corona. Jika setiap orang memerlukan  dua kali vaksin, kebutuhan vaksin untuk masyarakat mencapai 352 juta dosis.

Editor: Virdita Ratriani


Terbaru