4 Tahapan perkembangan kemampuan menulis anak dan cara menstimulasinya

Jumat, 26 November 2021 | 14:25 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
4 Tahapan perkembangan kemampuan menulis anak dan cara menstimulasinya

ILUSTRASI. 4 Tahapan perkembangan kemampuan menulis anak dan cara menstimulasinya.

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Salah satu tahap perkembangan kemampuan motorik halus anak adalah kemampuan menulis. Agar maksimal, ada cara untuk menstimulasi kemampuan menulis anak. 

Saat belajar menulis, anak akan melewati beberapa tahapan. Sebagian orang tua mungkin masih belum tahu tahapan apa saja tersebut. 

Berseumber dari Instagram Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbud Ristek, ada 4 tahapan perkembangan kemampuan menulis anak. 

Dalam postingan tersebut juga terdapat cara menstimulasi kemampuan menulis anak. Bagi Anda yang sedang mengajari anak menulis, bisa memakai cara dari Kemendikbud Ristek ini. 

Apa saja cara dan tahapan menulis anak? Berikut tahapan dan cara menstimulasi kemampuan menulis anak. 

Baca Juga: Dari visual hingga logika, ini 9 jenis kecerdasan manusia, cek tipe kecerdasan Anda

4 Tahapan perkembangan kemampuan menulis anak

  • Scribble stage

Tahap ini bisa juga disebut tahap mencoret. Anak-anak mulai tertarik untuk mencoret benda-benda menggunakan pensil atau crayon.

Dalam tahap ini buah hati memakai beragam media yang dianggap bisa dicoret. Tidak heran jika dinding rumah hingga lantai menjadi sasaran anak-anak. 

Agar dinding rumah tidak kotor karena dijadikan media belajar anak, Anda bisa menyediakan lembaran kertas putih yang cukup lebar.

Tempelkan kertas tersebut pada dinding sehingga anak bisa menggunakannya untuk mencoret-coret.

  • Linear repetitive stage

Linear repetitive stage atau pengulangan linear menjadi tahap menulis selanjutnya. 

Anak akan mencontoh tulisan yang berbentuk horizontal. Hasil tulisan anak pada tahap ini seperti gambar rumput. 

Baca Juga: Mengenal struktur tulang manusia beserta jenis dan fungsinya

  • Random letter stage

Pada tahap ini, anak mulai menulis sesuai huruf yang mereka tahu. Anak-anak akan menuliskan kata-kata dengan huruf yang acak. 

Sediakan media untuk belajar menulis seperti buku polos atau kotak-kotak. Sediakan juga alat tulis seperti pensil atau pensil warna kesukaan buah hati.

  • Letter name writting atau phonetic writing stage

Tahapan menulis tulisan nama menjadi tahap menulis yang terakhir. Buah hati mulai bisa menulis dengan lebih baik. Mereka akan menggabungkan tulisan dengan bunyi. 

Cara menstimulasi kemampuan menulis anak

Untuk mendorong kemampuan menulis anak, perlu adanya kegiatan yang bisa menstimulasi. Mulailah dengan menyediakan pensil atau krayon. 

Jika tidak ingin dinding penuh coretan, sediakan juga buku gambar. Buat sebuah permainan yang melibatkan kegiatan tulis menulis. 

Anda bisa bermain masak-masakan ala restoran. Anak menjadi pramusaji yang mencatat pesanan tamu. 

Cara melatih anak menulis paling efektif dengan contoh. Ajak buah hati untuk berdiskusi lalu menuliskan hasil diskusi Anda. 

Membaca bisa meningkatkan ketertarikan buah hati pada huruf. Sediakan buku-buku yang mereka sukai lalu ajak mereka menuliskan kata yang mereka senangi. 

Jangan lupa beri pujian setelah bua hati selesai belajar menulis. Apresiasi yang positif akan menumbuhkan rasa bangga dan ketertarikan pada anak. 

Selanjutnya: Sinopsis & jadwal Boruto episode 226: Pertarungan Samurai vs. Pengguna alat Ninja

Editor: Tiyas Septiana
Terbaru