2 Terapi mudah untuk memulihkan anosmia akibat COVID-19

Kamis, 08 Juli 2021 | 14:30 WIB Sumber: Kompas.com
2 Terapi mudah untuk memulihkan anosmia akibat COVID-19

ILUSTRASI.

KONTAN.CO.ID - Salah satu gejala COVID-19 adalah kehilangan kemampuannya untuk membaui segala hal atau disebut sebagai anosmia. Ada terapi mudah untuk memulihkan anosmia.

Mengutip laman National Health Service (NHS), anosmia sesungguhnya bisa membaik dalam beberapa waktu. Ada yang dalam hitungan minggu, ada juga yang membutuhkan waktu hingga beberapa bulan. 

Anosmia memang salah satunya menjadi gejala Covid-19, namun bisa juga disebabkan oleh alasan lain, misalnya, flu, infeksi sinus, alergi, dan polip hidung. 

Berikut terapi sederhana untuk memulihkan anosmia akibat COVID-19:

Baca Juga: 5 Makanan sehat tinggi vitamin D, bisa meningkatkan imunitas tubuh

1. Membilas hidung

Membilas bagian dalam hidung menggunakan larutan air asin. Cara ini akan efektif jika penyebab anosmia adalah infeksi atau alergi. 
Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan: 

  • rebus 1 liter air, biarkan hingga dingin
  • campurkan 1sdt garam dan 1sdt soda kue ke dalam air
  • cuci bersih tangan Anda
  • berdirilah di atas wastafel, di kamar mandi, atau tempat lain
  • tuangkan sedikit larutan tadi ke telapak tangan
  • hirup sebagian larutan ke 1 lubang hidung dan biarkan keluar kembali. Untuk memudahkan, Anda bisa menutup satu lubang hidung yang lain dengan jari
  • ulangi langkah-langkah di atas untuk mengetahui, apakah bekerja efektif pada Anda atau tidak

Untuk diketahui, tidak semua larutan yang Anda buat tadi harus habis dalam sekali terapi. Jumlah air 1 liter hanya untuk memudahkan hitungan atau takaran saja.

Jika Anda ingin melakukannya esok hari, buatlah larutan yang baru, tidak disarankan menggunakan larutan sisa kemarin. 

Atau, jika Anda tidak memiliki waktu untuk membuat larutan ini, Anda bisa pergi ke apotek dan membeli produk untuk membuat larutan air asin di rumah, juga alat untuk membantu membilas hidung. 

Baca Juga: 3 buah ini bisa menjaga sistem imunitas tetap kuat

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru