10 Makanan terbaik untuk mengontrol diabetes

Jumat, 21 Mei 2021 | 15:15 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
10 Makanan terbaik untuk mengontrol diabetes

ILUSTRASI. ilustrasi makanan terbaik untuk mengontrol diabetes. Jakarta (12/01). Kontan/Alri kemas

KONTAN.CO.ID - Bagi penderita diabetes, tak boleh sembarangan memilih makanan. Ada makanan untuk penderita diabetes yang disarankan, ada pula sejumlah makanan yang jadi pantangan.

Memilih makanan untuk penderita diabetes memiliki peran penting untuk menjaga kadar gula di dalam darah. Salah memilih makanan, bisa membuat gula darah naik.

Memilih makanan yang baik untuk kestabilan gula darah menjadi kunci utama agar penderita diabetes bisa hidup sehat.

Nah berikut ini 10 makanan terbaik untuk mengontrol diabetes seperti dilansir dari Healthline:

1. Lemak ikan

Beberapa orang menganggap ikan berlemak sebagai salah satu makanan tersehat di planet ini. Salmon, sarden, herring, anchovies, dan mackerel adalah sumber asam lemak omega-3 DHA dan EPA yang bagus, yang memiliki manfaat besar bagi kesehatan jantung.

Mendapatkan cukup lemak dari ikan secara teratur sangat penting bagi penderita diabetes, yang memiliki peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke.

DHA dan EPA melindungi sel-sel yang melapisi pembuluh darah Anda, mengurangi gejala peradangan dan dapat membantu memperbaiki fungsi arteri.

Baca Juga: 6 Manfaat terong untuk kesehatan: menurunkan berat badan sampai darah tinggi

2. Sayur hijau

Sayuran berdaun hijau sangat bergizi dan rendah kalori. Sayuran hijau juga sangat rendah karbohidrat yang dapat dengan mudah dicerna.

Dengan begitu, sayur hijau tidak akan mempengaruhi kadar gula darah secara signifikan. Bayam, kangkung, dan sayuran berdaun hijau lainnya merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik, termasuk vitamin C.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa penderita diabetes biasanya memiliki kadar vitamin C yang lebih rendah daripada orang tanpa diabetes dan mungkin memiliki kebutuhan vitamin C yang lebih tinggi.

Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat dan juga memiliki kualitas anti-inflamasi. Meningkatkan asupan makanan kaya vitamin C dapat membantu penderita diabetes.

Selain itu, sayuran hijau merupakan sumber antioksidan lutein dan zeaxanthin yang baik. Antioksidan ini melindungi mata Anda dari degenerasi makula dan katarak, yang merupakan komplikasi diabetes yang umum.

3. Alpukat

Setiap satu buah alpukat memiliki kurang dari 1 gram gula, sedikit karbohidrat, kandungan serat tinggi, dan lemak sehat, jadi Anda tidak perlu khawatir jika memakan alpukat akan meningkatkan kadar gula darah.

Konsumsi alpukat juga dikaitkan dengan peningkatan kualitas makanan secara keseluruhan dan secara signifikan menurunkan berat badan dan indeks massa tubuh (BMI).

Ini menjadikannya sebagai camilan yang ideal untuk penderita diabetes, terutama untuk mereka yang mengalami obesitas. Alpukat juga mungkin memiliki khasiat khusus untuk mencegah diabetes.

Baca Juga: Dampak serangan jamur hitam di pasien Covid-19: Hidung menghitam hingga batuk darah

4. Telur

Telur memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa. Faktanya, telur memang adalah salah satu makanan terbaik untuk membuat Anda bisa tetap kenyang meski tanpa makanan makanan berat sekalipun.

Konsumsi telur secara teratur juga dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Telur juga bisa mengurangi peradangan, meningkatkan sensitivitas insulin, meningkatkan kadar kolesterol HDL (baik) dan mengubah bentuk kolesterol LDL (jahat).

Sebuah studi tahun 2019 menemukan bahwa makan sarapan telur yang tinggi lemak dan rendah karbohidrat dapat membantu penderita diabetes mengontrol kadar gula darah sepanjang hari.

5. Biji chia

Biji chia adalah makanan yang luar biasa bagi penderita diabetes. Mereka sangat tinggi serat, namun rendah karbohidrat yang dapat dengan mudah dicerna.

Serat dalam biji chia sebenarnya dapat menurunkan kadar gula darah Anda dengan memperlambat laju makanan yang melalui usus.

6. Kacang-kacangan

Kacang itu murah, bergizi, dan sangat sehat. Kacang sangat kaya akan vitamin B, mineral bermanfaat (kalsium, kalium, dan magnesium), dan serat.

Kacang-kacangan juga memiliki indeks glikemik yang sangat rendah, yang penting untuk menangani diabetes. Kacang juga dapat membantu mencegah diabetes.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan lebih dari 3.000 peserta yang berisiko tinggi terkena penyakit kardiovaskular, mereka yang mengonsumsi lebih banyak kacang-kacangan memiliki 35 persen penurunan kemungkinan terkena diabetes tipe 2.

Baca Juga: Tak hanya krisis Covid-19, penyakit jamur hitam yang mematika juga serang India

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru