| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.392
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS609.032 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tujuh risiko jika terlalu banyak mengonsumsi teh

Senin, 15 Mei 2017 / 15:58 WIB

Tujuh risiko jika terlalu banyak mengonsumsi teh

JAKARTA. Teh menjadi salah satu minuman yang banyak diminati. Baik untuk diseruput pada pagi, siang atau malam hari. Selain rasanya yang menyegarkan, minum teh juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Hal inilah yang membuat teh makin dicintai banyak orang.

Tidak hanya itu saja, teh juga mempunyai banyak varian. Masing-masing varian mempunyai manfaat untuk tubuh.

Namun menurut pakar medis dr. Ari Widodo, mereka yang rutin mengonsumsi teh setiap hari berpotensi terpapar sejumlah risiko kesehatan.

Risiko yang dimaksud, antara lain pertama adalah peningkatan urin. Dengan mengonsumsi teh terlalu banyak maka akan membuat produksi urin meningkat dengan drastis. Hal ini karena teh juga mengandung kafein yang tinggi.

Sedangkan yang kedua yakni, sembelit. Hal ini disebabkan karena kandungan bahan kimia yang bernama teolifin. Bahan kimia tersebut akan membahayakan usus dan menyebabkan sembelit.

Yang ketiga adalah nyeri pada tulang dan gigi. Rasa nyeri pada tulang gigi disebabkan karena kadar fluoride yang berlebihan pada darah. Kadar fluoride yang tinggi tersebut disebabkan karena mengonsumsi teh terlalu sering. Untuk mengurangi kadar fluoride tersebut, Anda harus mengurangi konsumsi teh setiap harinya.

Sedangkan risiko yang keempat adalah terhambatnya penyerapan zat besi. Jika hal itu dibiarkan terlalu lama, makan akan menyebabkan anemia. Jika sudah seperti ini, maka akan lebih sulit untuk menyembuhkannya.

Lalu yang kelima adalah risiko sakit kepala. Jika Anda sudah kecanduan minum teh, maka hal tersebut berpotensi menyebabkan sakit kepala. Tidak hanya itu saja, sakit kepala juga akan membuat seseorang kehilangan konsentrasinya. Hal ini tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga mengganggu aktivitas yang Anda kerjakan.

Selanjutnya yang keenam adalah risiko mudah gelisah. Pasalnya teh mengandung kafein yang cukup tinggi, sehingga jika mengonsumsinya terlalu banyak akan membuat mudah cemas, susah tidur, detak jantung meningkat, dan gelisah.

Hal ini memang terdengar tidak begitu serius, tetapi dalam keadaan tertentu, kondisi ini dapat membahayakan kesehatan.

Sedangkan risiko ketujuh atau yang terakhir adalah potensi sakit Maag. Saat minum teh dalam keadaan perut kosong akan membuat asam lambung meningkat. Hal ini akan membuat lambung mengalami peradangan atau maag. Jadi jangan pernah minum teh saat perut dalam keadaan kosong.

Inilah beberapa bahaya yang disebabkan karena mengonsumsi teh berlebihan. Mengonsumsi teh memang tidak dilarang, tetapi jangan mengonsumsi teh lebih dari tiga gelas dalam sehari.

"Walaupun mempunyai manfaat yang baik untuk tubuh, tetapi mengonsumsinya berlebihan akan menimbulkan dampak yang tidak baik untuk tubuh," kata Ari. Untuk itu ia menyarankan agar mulai saat ini kurangi konsumsi teh berlebihan.


Reporter: Hendra Gunawan
Editor: Hendra Gunawan

KESEHATAN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0027 || diagnostic_api_kanan = 0.0444 || diagnostic_web = 0.8393

Close [X]
×