kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Inilah alasan gejala Covid-19 bisa menyerupai parkinson


Selasa, 27 April 2021 / 05:26 WIB
ILUSTRASI. Inilah alasan gejala Covid-19 bisa menyerupai parkinson


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penyakit Covid-19 memiliki gejala yang mirip dengan penyakit lain. Selain mirip dengan gejala flu, Covid-19 juga menyerupai dengan parkinson.

Sebagian besar orang yang terinfeksi Covid-19 mengalami gejala yang mirip dengan penyakit Parkinson. Penyakit Parkinson adalah kondisi neurologis.

Gejala parkinson muncul perlahan dan berkembang seiring berjalannya waktu. Gejala parkinson bisa berupa gemetar atau tremor, kaku, dan kesulitan dengan keseimbangan, berjalan, berbicara, dan koordinasi.

Karena penyakit ini memengaruhi otak, penderita Parkinson juga mengalami perubahan perilaku, masalah memori, masalah tidur, dan kelelahan. Kondisi tersebut terjadi akibat kerusakan sel saraf yang bertanggung jawab untuk mengontrol gerakan.

Riset yang dipublikasikanpada 27 November 2020 dalam jurnal The Lancet menemukan beberapa pasien Covid-19 yang mengalami gejala mirip Parkinson. Pasien-pasien yang terlibat dalam penelitian tersebut menunjukkan penurunan fungsi sistem jalur dopamin otak pada tes pencitraan. Padahal, tak ada satupun pasien dalam penelitian tersebut yang memiliki riwayat keluarga atau tanda klinis penyakit Parkinson sebelum terinfeksi Covid-19.

Baca juga: Covid-19 mengamuk, India kirim tentara untuk membantu rumah sakit yang kewalahan

Kaitan Covid-19 dan Parkinson

Dalam riset tersebut, peneliti memberikan beberapa dugaan mengapa pasien yang terinfeksi Covid-19 juga mengalami gejala mirip penyakit Parkinson. Pertama, virus Corona diketahui menyebabkan komplikasi vaskular di otak dan organ lain.

Peneliti menyakini bahwa hal ini dapat merusak jalur otak. Kerusakan ini mirip dengan apa yang terjadi selama perkembangan parkinsonisme vaskular.




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×