kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.590
  • EMAS594.906 0,17%

Ini efek kebiasaan tidur sambil menyalakan kipas angin

Senin, 30 Juli 2018 / 10:39 WIB

Ini efek kebiasaan tidur sambil menyalakan kipas angin
ILUSTRASI. Ilustrasi Wanita Tidur



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi sebagian orang, tidur dengan menyalakan kipas angin sudah bagaikan 'ritual' wajib.

Memang enak tidur sembari menyalakan kipas angin. Tidur menjadi lebih pulas dan tidak merasa kegerahan.


Tapi ada penyakit mengintai jika kita punya kebiasaan tidur berkipas anginkan.

Dikutip dari Bobo.grid.id, berikut penjelasannya.

1. Menyebarkan debu

Akibat dari putaran kipas pada kipas angin maka udara di ruangan akan bergerak.

Sialnya di udara tersebut ada debu di ruangan yang ikutan terbang terbawa angin.

Nah, debu-debu ini mudah terhirup oleh hidung manusia, menyebabkan sesak nafas, batuk bahkan bisa berakibat fatal bagi penderita asma.

Apalagi jika bilah kipas sudah kotor tertempel debu, maka semakin parah akibatnya.

2. Buruk bagi rongga hidung

Tidur dengan kipas angin menyala dapat membuat rongga hidung kering.

Jika rongga hidung kering maka tubuh akan memproduksi lendir untuk membasahinya.

Lendir itulah yang akan membuat hidung mampet saat bangun tidur.

3. Kram Oto

Angin dari kipas yang menerpa tubuh dapat membuat kram otot.

Hal ini karena Angin dari kipas yang mengenai tubuh terus-menerus akan membuat otot menegang.

Otot yang menegang ini bisa berujung dengan kram otot. (Seto Ajinugroho)

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Ada Bahaya Mengintai Jika Tidur Sambil Menyalakan Kipas Angin, Ini Sebabnya


Sumber : Grid
Editor: Yudho Winarto

KESEHATAN

Tag
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0666 || diagnostic_api_kanan = 0.2618 || diagnostic_web = 2.7009

Close [X]
×