kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.860   17,00   0,10%
  • IDX 8.211   -54,45   -0,66%
  • KOMPAS100 1.157   -10,90   -0,93%
  • LQ45 829   -10,46   -1,25%
  • ISSI 294   -1,41   -0,48%
  • IDX30 432   -4,02   -0,92%
  • IDXHIDIV20 516   -5,32   -1,02%
  • IDX80 129   -1,31   -1,00%
  • IDXV30 143   -0,36   -0,25%
  • IDXQ30 139   -1,85   -1,31%

Agar tak hypertensi, ganti garammu dengan lemon


Minggu, 19 Februari 2017 / 15:05 WIB
Agar tak hypertensi, ganti garammu dengan lemon


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Asupan garam yang direkomendasikan per orang per hari ialah 2000 miligram atau sekitar 1 sendok teh. Tapi, kebanyakan orang mengkonsumsi jauh lebih banyak setiap hari.

Dalam jumlah sedikit, garam dibutuhkan untuk mengatur kandungan air dalam tubuh. Jika berlebihan, garam justru dapat menyebabkan hipertensi hingga stroke. Tetapi, bagaimana rasa makanan jika hanya menggunakan sedikit garam?

Thesun.co.uk melansir The American Heart Association merekomendasikan untuk memasak dengan jeruk, cuka, atau rempah-rempah lain untuk mengurangi jumlah garam yang dibutuhkan sebagai penyedap rasa.

Namun Sunkist Growers dan peneliti dari Johnson & Wales University di Providence, Rhode Island, menemukan kunci untuk mengurangi kandungan garam dalam masakan rumah bisa sesederhana menambahkan air lemon atau potonganlemon dalam hidangan.

Peneliti meminta koki untuk membuat resep menggunakan ayam, ikan, daging sapi, sayuran, sup, salad, dan biji-bijian.

Mereka mengontrol jumlah natrium dalam makan dengan menggunakan 30% lebih sedikit garam, 50% lebih sedikit garam, 75% lebih sedikit garam, dan tidak ada garam, lalu menambahkan jumlah yang bervariasi dari air lemon atau lemon untuk setiap hidangan.

Ternyata, konsumen lebih memilih hidangan dengan pengurangan garam 75% ketika makan sayuran, pengurangan 50% untuk hidangan ikan, dan salad dressing, serta pengurangan 30% untuk hidangan ayam, daging sapi, biji-bijian, dan sup.

"Hasil penelitian ini menunjukkan, menghubungkan rasa dan kesehatan kadang tidak perlu dibuat sulit," kata global Master Chef Karl Guggenmos, WACS, AAC, dari Johnson & Wales dalam sebuah pernyataan.

Mengurangi asupan garam Anda dapat menjaga tekanan darah Anda, kesehatan jantung secara keseluruhan, dan berat badan ideal. Ingat, kelebihan garam memicu darah tinggi.

(Ayunda Pininta)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×