Mandi Air Hangat Bisa Meningkatkan Metabolisme dan Mengelola Kadar Gula

Senin, 19 September 2022 | 14:40 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Mandi Air Hangat Bisa Meningkatkan Metabolisme dan Mengelola Kadar Gula

ILUSTRASI. Seorang perempuan mandi air hangat


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Selain menyegarkan tubuh, mandi air panas memberikan manfaat lain yakni meningkatkan metabolisme, mengatur peradangan, dan gula darah.  

Sebagian orang senang mandi air hangat saat malam hari. Tidak heran, mandi air hangat bisa membuat badan menjadi relax. 

Baca Juga: 7 Alasan Teh Hijau Baik untuk Kesehatan Penderita Diabetes

Mengutip dari NDTV, perawatan air panas bisa membantu meningkatkan metabolisme dan mengatur peradangan, serta kadar gula darah terutaa untuk laki-laki yang kelebihan berat badan. 

"Perendaman air panas bisa meningkatkan aspek profil dan meningkatkan metabolisme glukosa pada laki-laki yang tidak banyak bergerak, kelebihan berat badan, dan memiliki implikasi untuk meningkatkan kesehatan metabolisme pada populasi yang tidak bisa memenuhi rekomendasi aktivitas fisik saat ini," kata Christof Andreas Leicht, Peneliti Loughborough University, Inggris. 

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Applied Physiology menunjukkan bahwa satu sesi perendaman air panas menyebabkan peningkatan kadar IL-6 dalam darah dan peningkatan oksida nitrat, tapi tidak mengubah ekspresi protein kejutan panas 72 - protein lain yang disarankan penting untuk kesehatan. 

Namun, periode pengobatan selama dua minggu menunjukkan mandi air panas mengurangi kadari gula darah puasa dan insulin serta peningkatan peradangan tingkat rendah saat istirahat. 

Sekedar info, peradangan merupakan bagian dari respon tubuh terhadap infeksi dan kerusakan jaringan yang diperlukan untuk penyembuhan. 

Namun, jika ada banyak peradangan yang terjadi di dalam tubuh, Anda mungkin berada pada peningkatan risiko penuaan, penambahan berat badan, dan gangguan metabolisme. 

Baca Juga: 10 Cara Terbaik Menurunkan Berat Badan Sampai 9 Kg dengan Aman dan Cepat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru