kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Vaksin mandiri atau vaksinasi prioritas pemerintah, ini kata bos Maipark


Kamis, 04 Maret 2021 / 09:00 WIB


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang vaksinasi di luar program pemerintah, terbuka setelah Menteri Kesehatan menerbitkan aturan vaksinasi Covid-19 mandiri.

Beleid itu tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Hal itu memberi pilihan bagi masyarakat untuk mengikuti program vaksin pemerintah atau mandiri. Sementara itu, Direktur PT Reasuransi Maipark Indonesia (Maipark) Heddy Agus Pritasa memilih untuk tetap mengikuti vaksinisasi dari pemerintah.

"Saya lebih memilih dari pemerintah karena standarnya sudah jelas," kata Heddy kepada Kontan.co.id, Rabu (3/3).

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Rabu (3/3): Tambah 6.808 kasus baru, selalu pakai masker

Selain Heddy, bahkan pihak keluarga juga memilih menunggu vaksin dari pemerintah. Meski demikian, ia menilai kehadiran vaksin mandiri bisa mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity saat pandemi.

Namun penyelenggara vaksinasi mandiri harus memberikan vaksin yang berbeda dengan vaksin dalam program pemerintah.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menegaskan jika jenis vaksin gotong royong tidak akan menggunakan Vaksin Sinovac, Vaksin AstraZeneca, Vaksin Novavax dan Vaksin Pfizer. "Jadi di luar vaksin itu," katanya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×