kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.199
  • SUN98,94 0,36%
  • EMAS616.094 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Puasa Ramadan bikin gemuk, kok bisa?

Kamis, 08 Juni 2017 / 09:38 WIB

Puasa Ramadan bikin gemuk, kok bisa?
Berita Terkait

JAKARTA. Bagi orang yang sedang berjuang mendapatkan berat badan ideal, momen berpuasa di bulan suci Ramadan seharusnya juga menjadi kesempatan untuk menurunkan berat badan.

Namun, yang sering terjadi justru sebaliknya, setelah 30 hari berpuasa jarum timbangan justru melonjak. Apa yang salah?

Menurut Aldis Ruslialdi, Health and Nutrition Education Expert dari Nutrifood, puasa sebenarnya mampu memperbaiki kondisi kesehatan tubuh.

"Bisa membantu menurunkan berat badan dan juga memperbaiki profil kolesterol," katanya.

Tetapi, menurut Aldis, manfaat berpuasa itu tidak didapatkan karena kebiasaan makan berlebihan saat berbuka.

"Kebanyakan orang sudah merasa berjuang menahan lapar dan haus seharian, sehingga butuh reward saat berbuka. Akibatnya makan berlebih," ujarnya.

Saat berpuasa, waktu makan yang semula 3 kali dengan dua kali camilan, berubah menjadi hanya dua kali waktu makan, yaitu sahur dan berbuka. Jika saja kita bisa menahan nafsu "balas dendam" saat berbuka, seharusnya berat badan tidak akan bertambah.

"Walau makannya hanya dua kali, tapi jumlah kalori yang dikonsumsi justru lebih banyak dari hari-hari biasa. Orang justru memanfaatkan waktu makan yang sedikit itu dengan makan sangat maksimal. Konsumsi gula dan lemak juga lebih banyak," papar Aldis.

Untuk menyiasatinya, ia merekomendasikan agar pemilihan menu sahur dan berbuka dilakukan dengan cermat.

"Makanan yang masuk seharusnya menggantikan nutrisi yang hilang saat puasa. Jangan hanya mengasup gula dan gula saja," imbuhnya.

Konsumsilah lebih banyak sayuran, buah, dan daging tanpa lemak. Untuk karbohidrat, pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah, oatmeal, pisang, atau roti gandum.

Batasi asupan gula. "Pilihlah yang tidak terlalu manis atau jus buah. Walau buah manis tetapi masih ada kandungan serat dan vitaminnya," sarannya.

Artikel ini diambiil dari Kompas.com dengan judul asli "Puasa Berat Badan Malah Naik, Apa yang Salah?"


Sumber : Kompas.com
Editor: Yudho Winarto

KESEHATAN

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel santika premiere Slipi
26 July 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0009 || diagnostic_api_kanan = 0.1690 || diagnostic_web = 0.3399

Close [X]
×