kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.788.000   -12.000   -0,43%
  • USD/IDR 17.735   67,00   0,38%
  • IDX 6.074   -21,11   -0,35%
  • KOMPAS100 800   -4,83   -0,60%
  • LQ45 612   -4,83   -0,78%
  • ISSI 213   -0,62   -0,29%
  • IDX30 350   -2,31   -0,66%
  • IDXHIDIV20 433   -6,28   -1,43%
  • IDX80 92   -0,45   -0,49%
  • IDXV30 120   -0,56   -0,46%
  • IDXQ30 113   -1,95   -1,69%

Kenali 3 fase infeksi yang dialami pasien demam berdarah


Sabtu, 12 Desember 2020 / 12:00 WIB


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Penyakit Demam Berdarah Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue. Virus tersebut ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albocpictus. 

Di Indonesia merupakan wilayah endemis dengan sebaran di seluruh wilayah tanah air. Gejala yang akan muncul seperti ditandai dengan demam mendadak, sakit kepala, nyeri belakang bola mata, mual dan menifestasi perdarahan seperti mimisan atau gusi berdarah serta adanya kemerahan di bagian permukaan tubuh pada penderita.

Lantas, seperti apa fase infeksi yang dialami oleh penderita DBD? 

Fase infeksi yang dialami penderita DBD

Dirangkum dari laman resmi Kementerian Kesehatan, pada umumnya penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) akan mengalami fase demam selama 2-7 hari. Berikut tahapannya: 

1. Fase pertama: 1-3 hari ini penderita akan merasakan demam yang cukup tinggi 40 derajat Celcius. 

2. Fase kedua: Penderita mengalami fase kritis pada hari ke 4-5. Pada fase ini penderita akan mengalami turunnya demam hingga 37 derajat Celcius. 

Selain itu, penderita akan merasa dapat melakukan aktivitas kembali (merasa sembuh kembali) pada fase ini. Jika tidak mendapatkan pengobatan yang adekuat dapat terjadi keadaan fatal, akan terjadi penurunan trombosit secara drastis akibat pemecahan pembuluh darah (pendarahan). 

3. Fase ketiga: Terjadi pada hari ke 6-7. Penderita akan merasakan demam kembali. Fase ini dinamakan fase pemulihan, di fase inilah trombosit akan perlahan naik kembali normal kembali.

Baca Juga: Anak susah BAB: penyebab, gejala, dan cara mengatasinya




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×