kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.606.000   -27.000   -1,03%
  • USD/IDR 18.010   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.137   28,94   0,47%
  • KOMPAS100 809   7,51   0,94%
  • LQ45 617   8,41   1,38%
  • ISSI 211   -0,34   -0,16%
  • IDX30 348   4,99   1,45%
  • IDXHIDIV20 435   6,48   1,51%
  • IDX80 92   0,89   0,97%
  • IDXV30 118   0,57   0,49%
  • IDXQ30 112   1,83   1,66%

Jangan salah! Ini perbedaan nyeri sendi akibat asam urat dengan autoimun


Rabu, 23 Desember 2020 / 06:18 WIB
ILUSTRASI. Ada gejala yang sama-sama dirasakan oleh penderita rematik asam urat dan autoimun. Yakni, rasa sakit yang menyerang persendian tubuh. TRIBUN JATENG/Hermawan Handaka


Reporter: kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ada gejala yang sama-sama dirasakan oleh penderita rematik asam urat dan autoimun. Yakni, rasa sakit yang menyerang persendian tubuh. 

Memiliki gejala yang sama, tak jarang membuat orang salah mengira. Guru Besar Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FKKMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Nyoman Kertia menyampaikan pemaparan tentang hal-hal yang perlu diketahui masyarakat tentang penyakit rematik asam urat dan autoimun. 

"Kedua penyakit itu memang sama-sama menyerang persendian tubuh," paparnya. 

Prof. Nyoman menjelaskan bahwa rematik asam urat dan autoimun memiliki gejala yang berbeda. Ia menyatakan bahwa kedua penyakit itu memang sama-sama menyerang persendian tubuh, namun untuk rematik cenderung hanya menyerang sebagian persendian, umumnya di jari-jari kaki.

Sementara Autoimun menyerang lebih menyeluruh persendian di tubuh. 

Baca Juga: Asam urat kumat? Cengkeh bermanfaat sebagai obat herbal untuk asam urat

Penyebab dan penanganan asam urat 

Selain gejala, ia menjelaskan bahwa rematik asam urat disebabkan oleh beberapa faktor. 

Penyakit tersebut bisa disebabkan faktor dari dalam, yakni secara genetik dan akibat kondisi penyakit lain. Namun, bisa pula disebabkan dari luar yaitu dari pola konsumsi. 

“Penyakit yang menyerang persendian ini bisa diderita oleh seseorang yang sering mengonsumsi makanan mengandung purin. Hal itu seperti jeroan, otak, kacang-kacangan, kobis, kangkung, emping, durian, dan nanas,” terangnya. 

Baca Juga: Penderita asam urat harus menghindari konsumsi sayuran, apa benar?




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS [Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI

[X]
×