| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.392
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS609.032 -0,17%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Istirahat bukan berarti tak melakukan apa-apa

Jumat, 04 Agustus 2017 / 18:10 WIB

Istirahat bukan berarti tak melakukan apa-apa

JAKARTA. Kebanyakan orang melakukan istirahat dengan bersantai di sofa, tidak melakukan pekerjaan rumah, atau berbaring di tempat tidur sambil bermain gadget. Namun, model istirahat seperti itu justru tidak menghilangkan rasa lelah.

Walau aktivitas tersebut membuat postur tubuh rileks, tetapi tidak dengan pikiran kita. Istirahat adalah aktivitas yang juga melibatkan mental, bukan hanya fisik saja. Jika Anda melakukan kegiatan-kegiatan seperti bermain gadget atau menonton televisi saat beristirahat, Anda hanya merangsang aktivitas mental yang kontraproduktif untuk beristirahat.

Melakukan sebuah kegiatan tanpa disadari, misalnya hanya iseng menonton televisi atau mengamati lini masa di media sosial, bukanlah sesuatu yang tidak kita pikirkan. Otak kita akan tetap memproses semua yang dilakukan dan juga mempersiapkan diri kita untuk bersosialiasi.

Kegiatan "istirahat" semacam itu adalah jalan cepat menuju kelelahan. Kita pun sulit mendapatkan istirahat yang berkualitas.

Penelitian membuktikan, otak butuh sesuatu untuk fokus agar bisa mencapai tahap istirahat. Otak butuh sebuah tujuan.

Istirahat adalah aktivitas dan bukan keadaan tidak melakukan apa-apa. Berikut adalah dua cara penting untuk memicu otak lebih aktif dan bisa istirahat.

Lakukan peralihan yang sangat berbeda
Jika Anda bekerja lama di depan komputer, setelah beberapa jam beralihlah ke tugas yang lebih butuh fisik, atau berjalan-jalan di sekitar kantor. Jika Anda mengerjakan proyek yang sangat teknis dan detail, cobalah mengerjakan sesuatu yang membutuhkan sedikit kreativitas.

Bila Anda seharian harus meeting atau melakukan presentasi, setelah selesai cari waktu untuk sendirian. Misalnya melakukan sesuatu di ruangan Anda untuk membuat pengaturan menu bekal sekolah anak tanpa diganggu

Otak selalu butuh dan menyukai fokus. Melakukan peralihan dua kegiatan yang berbeda akan membuat otak lebih rileks sehingga kita pun bisa memulihkan energi.

 

Lakukan gerakan fisik ringan
Penelitian menunjukkan bahwa latihan olahraga ringan secara teratur adalah salah satu obat terbaik bagi mereka yang kelelahan. Gerakan olahraga ringan akan menurunkan stres, meningkatkan produktivitas, dan secara umum akan memperlancara sirkulasi darah. Fakta ini berlaku bagi mereka yang memiliki pekerjaan yang tidak banyak bergerak.

Jika Anda adalah orang yang bekerja di sebuah bilik kecil menghadap layar komputer selama seharian penuh, latihan ringan seperti menggerak-gerakan kaki, kepala, dan leher, bisa mengurangi rasa lelah. (Iwan Supriyatna)


Sumber : Kompas.com
Editor: Sanny Cicilia

KESEHATAN

Tag
Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0010 || diagnostic_api_kanan = 0.0463 || diagnostic_web = 0.2372

Close [X]
×