kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.037   32,00   0,19%
  • IDX 7.109   -75,92   -1,06%
  • KOMPAS100 983   -10,00   -1,01%
  • LQ45 720   -6,31   -0,87%
  • ISSI 254   -2,76   -1,07%
  • IDX30 391   -2,50   -0,64%
  • IDXHIDIV20 485   -1,84   -0,38%
  • IDX80 111   -1,00   -0,89%
  • IDXV30 135   -0,04   -0,03%
  • IDXQ30 127   -0,77   -0,60%

Inilah makanan yang sebaiknya dihindari saat buka puasa


Sabtu, 01 Mei 2021 / 08:15 WIB


Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Umat Islam di Indonesia menjalankan ibadah puasa. Menjelang berbuka, biasanya masyarakat muslim telah menyiapkan sejumlah makanan. 

Pada saat berbuka puasa, biasanya makanan yang disantap adalah makanan yang manis-manis dan segar. 

Meski demikian, sebenarnya ada sejumlah makanan yang sebaiknya dihindari dikonsumsi saat berbuka puasa. Lantas, apa saja makanan yang dihindari untuk berbuka puasa? 

Makanan yang dihindari saat berbuka puasa

Dikutip dari laman resmi WHO, hindari terlalu banyak menyantap makanan manis saat berbuka puasa. Misalnya, permen atau manisan yang biasa dimakan selama Ramadan mengandung sirup gula dalam jumlah besar. 

Jika ingin memakan makanan manis, sebaiknya mengonsumsi buah yang mengandung air, seperti semangka atau melon atau buah musiman lainnya. 

Selain itu, sebaiknya batasi mengonsumsi makanan yang kaya lemak, terutama daging berlemak atau kue dengan tambahan lemak seperti margarin atau mentega.

Dibanding menggoreng, disarankan untuk menggunakan metode memasak lain, seperti mengukus dan menumis dengan sedikit minyak atau memanggang.

Baca Juga: Inilah 10 manfaat puasa di bulan Ramadan bagi kesehatan

Baca Juga: ​Ibu menyusui boleh puasa atau tidak? Ini penjelasannya

Hindari juga makanan yang mengandung banyak garam, misalnya, makanan olahan seperti sosis, daging olahan produk ikan asin, snack, keju asin, berbagai jenis kerupuk siap pakai, salad, mayonaise, mustard, dan kecap. 

Saat menyiapkan hidangan, disarankan untuk membatasi penggunaan garam. Gunakan berbagai bumbu alami untuk meningkatkan cita rasa makanan yang sedang dimasak.

Makan secara perlahan, dan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Sebab, makan dalam porsi besar sekaligus dapat menyebabkan mulas dan ketidaknyamanan di perut. 

Usahakan untuk bergerak sebanyak mungkin dan aktif di malam hari. Contohnya, dengan jalan kaki rutin setiap hari.

Selanjutnya: ​Mengenal arti efikasi vaksin yang sering disebut saat pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×