kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Hati-hati! Ini warning WHO soal gejala infeksi ulang Covid-19 varian baru


Sabtu, 13 Februari 2021 / 09:34 WIB
ILUSTRASI. WHO telah mengeluarkan peringatan menyusul laporan dari Afrika Selatan yang menunjukkan tingkat infeksi ulang yang mengkhawatirkan dari varian baru.


Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Kepala Ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengeluarkan peringatan menyusul laporan dari Afrika Selatan yang menunjukkan tingkat infeksi ulang yang mengkhawatirkan dari varian baru. Apa saja gejala untuk mendeteksi infeksi ulang varian baru?

Melansir Express.co.uk, Kepala Ilmuwan WHO, Dr Soumya Swaminathan mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan dari orang-orang yang terinfeksi kembali dengan varian baru virus dari Afrika Selatan. 

“Laporan dari Afrika Selatan menunjukkan bahwa orang yang pernah mengalami infeksi sebelumnya dapat terinfeksi lagi,” kata Swaminathan.

Apa gejala dari varian baru?

Dr Eric Feigl-Ding, seorang ahli epidemiologi, mengatakan di Twitter, bahwa ada penemuan yang mengkhawatirkan di antara kelompok plasebo untuk vaksin Novavax di Afrika Selatan, di mana orang yang terinfeksi Covid-19 sebelumnya bisa kembali terjangkit seperti orang tanpa infeksi sebelumnya. Ini menandakan, infeksi masa lalu tidak sepenuhnya melindungi seseorang dari varian B1351.

Baca Juga: Ingin tidak tertular virus corona? Inilah 10 cara efektif yang bisa dilakukan

"Ini terjadi setelah data bermasalah yang disorot minggu lalu dari kelompok plasebo dari uji coba Novavax bahwa orang yang sebelumnya terinfeksi dan memiliki antibodi Covid-19 tidak memiliki perlindungan untuk infeksi ulang varian B1351 - bahkan untuk penyakit parah," jelas Feigl-Ding seperti yang dilansir Express.co.uk.

Ketika berbicara mengenai varian baru dan gejalanya, ada gejala umum yang tidak boleh diabaikan.

Menurut Superintendent Pharmacist Medicine Direct Hussain Abdeh, ada empat gejala yang bisa jadi peringatan.

Baca Juga: Ingat, gejala corona ini tidak dialami oleh orang tua

Demam, batuk, dan hilangnya bau atau rasa bisa menjadi tanda infeksi.

"Namun, Anda mungkin juga terkena virus corona jika merasa lelah tanpa alasan yang jelas," dia memperingatkan.




TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×